AMI Awards 2026 Tambah 4 Kategori Baru, Ada Hipdut hingga Pesta Musik Timur
JAKARTA, iNews.id - AMI Awards 2026 membawa perubahan dalam peta penghargaan musik Tanah Air. Memasuki penyelenggaraan ke-29, AMI Awards menambah empat kategori baru.
Keempat kategori itu mencerminkan perkembangan musik Indonesia, mulai dari rap/hip hop, musik etno, hipdut hingga gerakan musik dari Indonesia Timur.
Empat kategori anyar tersebut antara lain:
1. Album Rap/HipHop Terbaik
2. Karya Produksi Musik Etno Terbaik
3. Karya Produksi HipDut Terbaik
4. Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik.
Penambahan kategori ini menarik karena tidak seluruhnya berarti AMI Awards langsung mengakui aliran musik tersebut sebagai genre baru. Beberapa di antaranya masih menjadi bagian dari proses pengamatan terhadap perkembangan musik Indonesia.
Hal itu dijelaskan perwakilan Tim Kategorisasi AMI Awards, Syaharani, dalam konferensi pers pengumuman nominasi di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Deretan Dai Nasional Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah
Menurut Syaharani, perubahan kategorisasi dilakukan karena perkembangan musik Indonesia semakin dinamis. Ketika semakin banyak karya dengan karakter yang berdekatan bermunculan, tim kategorisasi perlu melihat kembali ruang yang tepat untuk memberikan apresiasi.
"Musik itu mengalami berbagai macam dinamika. Kemudian timbul alternatif. Kemudian timbul lagi yang sekarang teman-teman mengklasifikasikan karena ada beberapa yang sama dan makin banyak yang sama," kata Syaharani.
Dia menjelaskan, proses menentukan sebuah karya masuk ke kategori tertentu tidak hanya berdasarkan tren. Tim kategorisasi juga melihat karakter musik, pola notasi hingga pola feel yang digunakan dalam sebuah karya.
Hipdut Belum Otomatis Jadi Genre Baru
Salah satu kategori yang mencuri perhatian adalah Karya Produksi HipDut Terbaik. Kehadiran kategori ini menjadi penanda bahwa perkembangan hipdut mulai mendapatkan ruang dalam penghargaan musik nasional.
Namun, Syaharani menegaskan bahwa hadirnya kategori tersebut tidak berarti hipdut sudah ditetapkan sebagai genre baru.
Menurut dia, hipdut masih membutuhkan kajian lebih panjang untuk menentukan apakah karakter musiknya sudah cukup kuat untuk berdiri sebagai genre tersendiri.
"Masih dalam kajian apakah suatu hari bisa menjadi genre yang tepat," ujar Syaharani.
Karena itu, AMI Awards memilih memberikan apresiasi kepada karya-karya hipdut melalui kategori produksi musik terlebih dahulu.
"Ini masih membutuhkan saringan banyak. Oleh karena itu dijatuhkan pada pilihan untuk mengapresiasi kawan-kawan yang sudah membuat gerakan-gerakan seperti ini banyak banget, ada di kategori produksi musik. Jadi belum di genre-nya," jelasnya.
Dengan demikian, kategori baru menjadi semacam ruang apresiasi bagi perkembangan musik yang sedang tumbuh, sembari proses pengelompokan genre tetap berjalan.
Musik Etno Dapat Ruang Lebih Besar
Perubahan lainnya terlihat dari hadirnya Karya Produksi Musik Etno Terbaik. Menurut Syaharani, kategori tersebut penting untuk membuka ruang bagi karya-karya musik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dia melihat banyak musisi daerah maupun komunitas musik tradisional yang menghasilkan karya dengan karakter kuat, tetapi membutuhkan ruang agar dapat dikenal lebih luas.
"Salah satunya yang benar-benar Indonesia butuh, kan, dengan serius adalah etno, etnik, di mana karya-karya teman-teman di daerah, di semua padepokan musik di daerah itu bisa mengirimkan karyanya yang bisa masuk ke situ," tuturnya.
Selain etno, world music juga dinilai terus berkembang. Syaharani melihat kategori tersebut dapat menjadi ruang pertemuan antara musik tradisional Indonesia dengan pendekatan musik modern.
"Ini adalah gabungan dari berbagai macam etno di Indonesia dengan diatonik atau musik modern. Ini sangat keren banget," katanya.
Musik Timur hingga Hip Hop Ikut Mendapat Ruang
AMI Awards 2026 juga memberikan perhatian terhadap perkembangan musik dari Indonesia Timur melalui kategori Karya Produksi Lagu Pesta Timur Terbaik.
Kategori tersebut memperlihatkan bagaimana perkembangan musik daerah kini tidak hanya hadir sebagai bagian dari musik tradisional, tetapi juga berkembang menjadi karya populer yang memiliki basis pendengar sendiri.
Sementara itu, Album Rap/HipHop Terbaik menjadi kategori baru yang memberikan ruang lebih spesifik bagi karya rap dan hip hop. Sebelumnya, perkembangan hip hop masih berada dalam pengelompokan kategori yang lebih luas.
Penambahan kategori tersebut menunjukkan bagaimana jumlah musisi dan karya dalam sebuah ranah musik menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan 'rumah' penghargaan.
Menurut Syaharani, semakin banyaknya karya dengan karakter serupa membuat proses kategorisasi harus terus mengikuti dinamika industri musik.
Pada akhirnya, empat kategori baru AMI Awards 2026 bukan hanya menambah daftar penghargaan. Kehadirannya juga memperlihatkan perubahan lanskap musik Indonesia, ketika karya dari berbagai daerah dan gerakan musik baru mulai memperoleh ruang yang lebih spesifik untuk diapresiasi.










