Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya, Ini Alasannya

Lampung Dipilih Jadi Pangkalan Kapal Induk KRI Sriwijaya, Ini Alasannya

Terkini | inews | Jum'at, 18 September 2026 - 12:44
share

JAKARTA, iNews.id - TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyiapkan Lampung sebagai salah satu pangkalan bagi kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi. Nantinya, kapal induk tersebut akan berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan persiapan pangkalan dilakukan bersamaan dengan proses pengoperasian kapal induk pertama yang akan dimiliki Indonesia tersebut.

“Tapi untuk Lampung kita sedang siapkan ini. Dalam paralel kita menyiapkan juga pangkalannya untuk di Lampung,” kata Ali di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

Menurut Ali, kondisi geografis Lampung menjadi salah satu pertimbangan TNI AL. Perairan di wilayah tersebut dinilai memiliki kedalaman yang memadai untuk kapal dengan draft sekitar 8 hingga 8,5 meter. Selain itu, akses navigasinya juga dinilai mendukung.

“Dan Lampung ini kenapa kita pilih? Karena dia situasi geografisnya sangat memungkinkan, kedalamannya juga cukup, draft-nya ini sekitar 8 meter, 8,5. Jadi di sana itu akses navigasinya bagus, agak terlindung juga,” ujarnya.

Meski Lampung tengah disiapkan, Ali menegaskan TNI AL masih mengkaji lokasi penempatan kapal tersebut. Sejumlah pangkalan lain juga dipersiapkan sebagai pilihan alternatif.

“Tapi ada pangkalan-pangkalan lain juga yang kita siapkan. Nanti kita pertimbangkan,” katanya.

Diketahui, ITS Giuseppe Garibaldi tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026) pagi setelah berlayar dari Taranto, Italia.

Kapal tersebut masih berstatus milik Angkatan Laut Italia. ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan menjalani proses reflagging atau pergantian bendera sekaligus berganti nama menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026.

Topik Menarik