Terungkap! Militer Iran Serang Pangkalan-Pangkalan AS di Timur Tengah Ribuan Kali sejak Februari

Terungkap! Militer Iran Serang Pangkalan-Pangkalan AS di Timur Tengah Ribuan Kali sejak Februari

Terkini | inews | Selasa, 15 September 2026 - 16:26
share

WASHINGTON, iNews.id - Pasukan Amerika Serikat (AS) yang terlibat Operasi Epic Fury mengalami serangan bertubi-tubi dari militer Iran. AS, dibantu oleh Israel, menggelar operasi militer terhadap Iran yang diberi nama Operasi Epic Fury sejak 28 Februari 2026. 

Kepala Staf Angkatan Udara AS Ken Wilsbach mengatakan, personel Angkatan Udara AS yang terlibat operasi tersebut menghadapi 1.200 "Peringatan Merah" merujuk pada serangan rudal dan drone Iran. Para personel tersebut bertugas di pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Selain itu mereka harus melakukan 48 kali perbaikan landasan pacu, dan melakukan lebih dari 400 penyapuan amunisi yang belum meledak, kata 

Pejabat itu menambahkan, Operasi Epic Fury yang telah berakhir sesuai UU AS, yakni berlangsung 180 hari, akan dievaluasi dari segi sisi.

Selain itu dia mengatakan selama 38 hari misi tempur, Pasukan Gabungan menghantam lebih dari 13.000 target militer.

Sebanyak 500 unit pesawat militer melakukan 10.000 sorti, mempertahankan tempo lebih dari 250 penerbangan per hari, lebih dari 420 misi pembuangan amunisi di selama serangan.

Meskipun kampanye militer AS melemahkan posisi Iran, pangkalan-pangkalan AS di negara-negara Teluk dan Yordania mengalami serangan balasan berupa rudal dan drone yang menguras rudal pertahanan serta menyebabkan kerusakan operasional.

Perang melawan Iran menewaskan 18 personel militer AS dan melukai 824 lainnya sejak Februari 2026.

Untuk melawan ancaman yang terus berkembang, Wilsbach juga mengumumkan pembentukan Sistem Senjata Pertahanan Poin (Point Defense Weapon System), mengintegrasikan platform bergerak dan terarah untuk memperkuat keamanan pangkalan.

Topik Menarik