1.200 Personel TNI Dikerahkan Atasi Karhutla Kalbar, Ini Instruksi Pangdam Tanjungpura

1.200 Personel TNI Dikerahkan Atasi Karhutla Kalbar, Ini Instruksi Pangdam Tanjungpura

Nasional | inews | Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:53
share

KUBU RAYA, iNews.id - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito, memberikan pengarahan langsung kepada ribuan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pengarahan tersebut berlangsung di Marshalling Area Batalyon Infanteri (Yonif) TP 882/Hulubalang, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (26/8/2026).

Pengarahan ini menjadi tindak lanjut nyata atas arahan Presiden bersama jajaran menteri kabinet, Panglima TNI, dan Kapolri. Langkah cepat tersebut diambil guna mempercepat penanganan kebakaran lahan di seluruh wilayah teritorial Kodam XII/Tanjungpura.

Sebagai langkah awal, sebanyak tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK) dengan total sekitar 1.200 personel diterjunkan secara bertahap ke lokasi. Perkuatan pasukan ini mencakup personel dari Yonif TP 538/PTA jajaran Kodam V/Brawijaya yang sudah dilengkapi dengan peralatan pemadaman modern serta tim sosialisasi khusus untuk masyarakat.

Pangdam Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menegaskan bahwa seluruh pasukan siap bergerak cepat mengatasi titik api.

"Jadi, menindaklanjuti kunjungan Kunjungan Bapak Presiden kemarin, menteri kabinet, Bapak Panglima TNI, Kapolri dan Staf Perangkat Kepresidenan terkait karhutla, kami akan melaksanakan operasi pemadaman. Realisasinya sudah tiba pasukan penguatan yang akan membantu pemadaman. Secara keseluruhan ada 1.200 prajurit beserta perlengkapan yang siap diterjunkan," katanya, Rabu (26/8/2026).

Sinergi lintas instansi menjadi kunci utama dalam mempercepat penanggulangan karhutla, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung. Selain mengerahkan pasukan, Pangdam XII/Tanjungpura mengimbau seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Upaya penanggulangan karhutla akan terus dioptimalkan melalui pengerahan personel, kelengkapan peralatan, serta koordinasi intensif bersama seluruh pihak terkait. Langkah taktis ini diharapkan mampu menekan luas kebakaran sekaligus membebaskan masyarakat Kalimantan Barat dari dampak buruk bahaya asap.

Topik Menarik