4 Kebiasaan Sederhana Bisa Cegah Infeksi Saluran Kemih Kambuh, Jangan Sepelekan Cebok
JAKARTA, iNews.id - Infeksi saluran kemih (ISK) menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi. Kondisi ini akibat bakteri masuk dan berkembang biak di saluran kemih, seperti ginjal, ureter, uretra, atau kandung kemih.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ISK dapat terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kemih dan berkembang di kandung kemih. Jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi dapat menyebar ke bagian saluran kemih lainnya, termasuk ginjal.
Gejala ISK yang muncul dapat berupa demam dan menggigil, nyeri pinggang, mual dan muntah, hingga disuria atau rasa nyeri saat buang air kecil. Penderita juga dapat mengalami dorongan untuk buang air kecil lebih sering.
Sebab itu, menjaga kebersihan dan menerapkan kebiasaan sehari-hari yang tepat penting dilakukan untuk membantu mencegah ISK, terutama pada orang yang mengalami infeksi secara berulang.
Dokter Spesialis Urologi sekaligus influencer kesehatan, dr Andika Afriansyah membagikan empat tips sederhana untuk membantu mencegah bakteri masuk dan berkembang di saluran kemih melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
1. Segera buang air kecil setelah berhubungan seksual
Kebiasaan pertama adalah segera buang air kecil setelah melakukan hubungan seksual. Menurut dr Andika, aliran urine dapat membantu membilas bakteri yang berpotensi masuk ke saluran kemih.
“Satu, pipis setelah berhubungan intim. Aliran urin itu bisa ngebilas bakteri sebelum dia naik ke kandung kemih atau ke ginjal, makanya setelah berhubungan intim segera kencing,” kata dr. Andika, dikutip Kamis (13/8/2026).
2. Jangan menahan buang air kecil
Kebiasaan menahan buang air kecil juga sebaiknya dihindari. Urine yang terlalu lama berada di kandung kemih dapat memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang.
“Dua, jangan nahan kencing. Makin lama urin mengendap, makin banyak bakteri berkembang di kandung kemih kamu,” katanya.
3. Bersihkan dari depan ke belakang
Cara membersihkan area setelah buang air besar juga tidak kalah penting. Dr Andika menyarankan agar cebok dilakukan dari arah depan ke belakang untuk mengurangi kemungkinan bakteri dari area anus berpindah ke saluran kemih.
“Tiga, cebok dari arah depan ke belakang. Kalau kebalik nanti bakteri yang dari belakang bisa pindah ke depan dan masuk ke kandung kemih kamu,” ujarnya.
4. Jangan berlebihan menggunakan sabun wangi
Penggunaan sabun beraroma atau produk pembersih kewanitaan secara berlebihan juga perlu dihindari. Menurut dr Andika, kebiasaan tersebut justru berpotensi mengganggu bakteri baik yang berperan sebagai pelindung alami di sekitar area genital.
“Empat, stop sabun wangi ataupun pembersih kewanitaan yang berlebihan. Niatnya sih bersih, malah bunuh bakteri baik yang jadi pelindung alami di sekitar kemaluan kamu,” ucapnya.
dr Andika juga mengingatkan agar ISK yang terus berulang tidak hanya ditangani dengan mengonsumsi antibiotik. Jika infeksi kambuh lebih dari dua kali dalam enam bulan, penyebabnya perlu dicari agar penanganannya tepat.
“Kalau ISK kamu kambuh lebih dari dua kali dalam enam bulan, harus dicari nih penyebabnya, bukan antibiotik terus,” ucap dr Andika.
Menerapkan kebiasaan sederhana tersebut, risiko bakteri masuk dan berkembang di saluran kemih dapat diminimalkan. Jika muncul gejala ISK atau infeksi terjadi berulang, pemeriksaan ke dokter tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai.










