Profil Ha Young, Bintang Our Sticky Love yang Terseret Kontroversi Leluhur Pro-Jepang

Profil Ha Young, Bintang Our Sticky Love yang Terseret Kontroversi Leluhur Pro-Jepang

Gaya Hidup | inews | Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:00
share

JAKARTA, iNews.id - Profil Ha Young mendadak diburu netizen. Aktris yang tengah berada di puncak popularitas berkat drama Our Sticky Love bersama Jung Hae-in itu kini menghadapi kontroversi besar yang sama sekali berbeda dari perjalanan kariernya.

Ha Young terseret polemik setelah cerita mengenai keluarganya dalam acara televisi memicu penelusuran terhadap sosok kakek buyutnya, Ahn Sang-ho.

Sosok yang sebelumnya dikenal dalam cerita keluarga sebagai dokter dengan kiprah besar dalam sejarah kedokteran Korea tersebut ternyata memiliki catatan sejarah yang kini diperdebatkan publik terkait aktivitasnya pada masa pendudukan Jepang.

Kontroversi semakin panas setelah agensi Ha Young awalnya menyebut tudingan tersebut tidak benar, tetapi kemudian mengakui bahwa nama Ahn Sang-ho memang tercatat sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916.

Lantas, siapa sebenarnya Ha Young? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini.

Profil Ha Young yang Viral di Media Sosial

Ha Young merupakan nama panggung dari Ahn Ha-young, aktris Korea Selatan kelahiran 11 Agustus 1993.

Perempuan yang kini berusia 33 tahun tersebut bukan berasal dari keluarga yang asing dengan dunia pendidikan dan profesi bergengsi. Ha Young diketahui menempuh pendidikan di Ewha Womans University, dengan mengambil jurusan seni lukis Barat.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke School of Visual Arts di New York. Namun, perjalanan akademiknya di Amerika Serikat berubah arah ketika Ha Young mulai menyadari bahwa dunia akting merupakan bidang yang ingin ditekuni.

Keputusan tersebut akhirnya membawanya meninggalkan jalur pendidikan seni untuk mengejar karier sebagai aktris.

Memulai Karier dari Drama Doctor Prisoner

Ha Young memulai debut layar kaca pada 2019 melalui drama 'Doctor Prisoner'. Dalam drama tersebut, ia memerankan Na Yi-hyeon, adik dari tokoh utama yang diperankan Namkoong Min.

Meski bukan langsung menjadi pemeran utama, kemunculan Ha Young membuat namanya mulai dikenal di kalangan penonton drama Korea. Setelah itu, ia secara bertahap mendapatkan peran dalam berbagai drama.

Namanya muncul dalam Chocolate, Soul Mechanic, Love Is Annoying, but I Hate Being Lonely!, Private Lives, hingga Royal Secret Agent.

Ha Young juga tampil dalam Mouse, Now, We Are Breaking Up, dan Let Me Be Your Knight.

Kariernya terus berkembang melalui berbagai karakter, termasuk kemunculan dalam Extraordinary Attorney Woo dan The Good Detective 2.

Dari Drama Televisi hingga Netflix

Perjalanan Ha Young kemudian semakin melebar ke produksi streaming. Ia tampil dalam serial Netflix Doona! pada 2023. Namun, salah satu titik penting dalam kariernya datang pada 2025 ketika ia membintangi The Trauma Code: Heroes on Call.

Dalam drama tersebut, Ha Young memerankan Cheon Jang-mi.
Drama tersebut menjadi salah satu proyek yang membuat namanya semakin dikenal luas, termasuk di luar Korea Selatan.

Berkat penampilannya, Ha Young bahkan memperoleh penghargaan Best New Actress di APAN Star Awards 2025. Ia juga masuk nominasi Best New Actress dalam Baeksang Arts Awards dan Blue Dragon Series Awards.

Kariernya Makin Bersinar pada 2026

Memasuki 2026, Ha Young semakin aktif dalam produksi drama. Ia tampil dalam Boyfriend on Demand dan kemudian mendapatkan perhatian lebih besar melalui drama terbaru Our Sticky Love.

Dalam drama tersebut, Ha Young bermain bersama aktor papan atas Jung Hae-in. Momentum tersebut seharusnya menjadi salah satu fase penting dalam kariernya. Namun, ketika promosi drama tengah berlangsung, nama Ha Young justru terseret kontroversi sejarah keluarga.

Awal Mula Kontroversi Ha Young

Polemik bermula dari penampilan Ha Young dalam program KBS2 Problem Child in House pada 7 Agustus 2026. Dalam acara tersebut, Ha Young membicarakan latar belakang keluarganya. 

Ia mengungkapkan bahwa keluarganya memiliki tradisi profesi kedokteran selama beberapa generasi. Cerita tersebut menjadi menarik karena Ha Young menyebut sang kakek buyut sebagai dokter yang pernah belajar ilmu kedokteran Barat di Jepang.

Ia juga membicarakan kiprah sang leluhur sebagai dokter dan keterkaitannya dengan keluarga kerajaan Korea. Bagi Ha Young, cerita tersebut merupakan bagian dari sejarah keluarganya. Namun, publik kemudian mulai melakukan penelusuran.

Sosok Kakek Buyutnya Ternyata Ahn Sang-ho

Dari penelusuran tersebut, sosok yang dimaksud Ha Young diketahui merupakan Ahn Sang-ho, dokter yang hidup pada masa pendudukan Jepang. Ahn Sang-ho memang memiliki rekam jejak sebagai salah satu tokoh dalam perkembangan kedokteran Barat di Korea.

Namanya juga dikaitkan dengan pelayanan medis terhadap Kaisar Gojong dan Kaisar Sunjong. Namun, sisi lain dari sejarah Ahn Sang-ho kemudian muncul.

Catatan sejarah menunjukkan namanya tercantum sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916. Organisasi tersebut dikenal sebagai organisasi yang memiliki hubungan dengan pemerintahan kolonial Jepang dan dipimpin tokoh-tokoh yang kontroversial dalam sejarah Korea.

Kontroversi Pro-Jepang Meledak

Temuan tersebut membuat cerita Ha Young mengenai keluarganya berubah menjadi kontroversi. Publik mulai mempertanyakan apakah Ha Young mengetahui sejarah tersebut ketika menceritakan kiprah sang kakek buyut di televisi.

Perdebatan semakin besar karena muncul pula arsip lama yang memperlihatkan Ahn Sang-ho memberikan wawancara kepada Maeil Shinbo, media yang menjadi corong pemerintahan kolonial Jepang.

Dalam wawancara tersebut, sejumlah pernyataan Ahn Sang-ho mengenai kehidupannya pada masa kolonial kembali disorot.

Bahkan, laporan terbaru pada 13 Agustus 2026 mengutip Bang Hak-jin dari Institute for National History yang menyebut terdapat fakta mengenai aktivitas pro-Jepang Ahn Sang-ho, meski ia tidak tercantum dalam Dictionary of Pro-Japanese Collaborators.

Agensi Ha Young Sempat Membantah

Kontroversi semakin besar setelah agensi Ha Young, Bistus Entertainment, awalnya menyatakan tudingan tersebut tidak benar.

Pihak agensi menyebut mereka telah melakukan pengecekan terhadap informasi yang beredar. Namun, sehari kemudian, sikap tersebut berubah.

Agensi mengakui bahwa setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, mereka menemukan catatan yang mencantumkan Ahn Sang-ho sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916.

Agensi kemudian meminta maaf karena sebelumnya memberikan penjelasan sebelum melakukan verifikasi secara menyeluruh.

Ha Young Akhirnya Minta Maaf

Ha Young kemudian memilih berbicara secara pribadi. Pada 12 Agustus 2026, ia mengunggah surat permintaan maaf tulisan tangan.

Dalam surat tersebut, Ha Young mengakui bahwa selama ini dirinya mengetahui kisah sang kakek buyut terutama dari cerita keluarga.

Ia menyesal pernah membicarakan sosok tersebut dalam konteks kebanggaan keluarga tanpa memahami keseluruhan sejarahnya. Ha Young juga menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul akibat pernyataannya.

Topik Menarik