Demi Hadiri Pemakaman Temon, Mongol Stres Rela Naik Pesawat Kelas Bisnis dari Bali

Demi Hadiri Pemakaman Temon, Mongol Stres Rela Naik Pesawat Kelas Bisnis dari Bali

Gaya Hidup | sindonews | Senin, 13 Juli 2026 - 14:52
share

Komedian Mongol Stres menunjukkan kesetiaannya kepada sahabatnya, Simon Rarameha Ngadang alias Temon, yang baru saja berpulang. Begitu mendengar kabar duka, Mongol yang sedang berada di Bali langsung bergegas mencari tiket pesawat menuju Jakarta demi memberikan penghormatan terakhir di TPU Tanah Kusir.

Mongol mengaku sempat kesulitan mendapatkan tiket karena jadwal penerbangan yang penuh.

Namun, rasa sayangnya kepada almarhum membuat dirinya tidak menyerah hingga akhirnya mendapatkan satu kursi tersisa di kelas bisnis.

Baca Juga : Tangis Istri Temon Pecah saat Pemakaman, Bisikan Perpisahan Terakhir Bikin Hati Pilu

"Saat itu juga Mongol minta tolong dicarikan tiket, cari di aplikasi nggak ada sama sekali. Ada sisa bisnis yang membuat Mongol mikir untuk beli, akhirnya Mongol berangkat pagi-pagi pesawat pertama penerbangan tersebut," ujar Mongol di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026)."Dari Bali. Langsung ke rumah duka, langsung ke Gereja Efatha baru sekarang (ke pemakaman)," sambungnya.

Mongol awalnya sempat tidak percaya dengan kabar kematian Temon yang begitu mendadak. Ia baru mempercayai setelah melihat adanya perubahan pada profil serta status WhatsApp rekan-rekan komedian lainnya.

"Dan yang membuat Mongol percaya beliau sudah meninggal adalah perubahan status WA nomor handphone beliau. Perubahan berita tentang beliau meninggal. Cuman pas perubahan status WA-nya Cing Abdel sama beliau, sama Cak Lontong, saya langsung 'Oh berarti bener'," kenang Mongol.

Baca Juga : Mongol Stres Ceritakan Kedekatannya dengan Temon, Sering Pantau Banjir Bareng

Bagi Mongol, almarhum Temon bukan sekadar rekan kerja, melainkan sosok yang sangat rendah hati meskipun sudah memiliki nama besar di industri hiburan Tanah Air.

"Beliau adalah orang yang tidak pernah merasa diri sebagai seorang seniman yang harus dihormati, tapi beliau menjadi seperti kayak abang, kayak saudara, kayak temen yang kita bisa saling share," tutupnya.

Topik Menarik