Terekam CCTV! Pemuda DI Semarang Diserang Celurit lalu HP Dirampas di Depan Rumah

Terekam CCTV! Pemuda DI Semarang Diserang Celurit lalu HP Dirampas di Depan Rumah

Nasional | inews | Selasa, 21 Juli 2026 - 19:19
share

SEMARANG, iNews.id - Seorang pemuda berinisial CTR menjadi korban dugaan pencurian dengan kekerasan di depan rumahnya di Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah. Korban diserang menggunakan celurit hingga terluka di bagian kepala dan telinga, sementara telepon genggamnya dibawa kabur pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (21/7/2026) pukul 03.00 WIB. Aksi penyerangan terekam CCTV dan videonya sempat viral di media sosial.

Dalam rekaman terlihat korban berusaha menyelamatkan diri menuju rumahnya. Namun, seorang pelaku mengejar dan menyerangnya menggunakan senjata tajam hingga korban terjatuh di teras.

Korban mengalami luka pada bagian kepala sebelah kiri hingga area telinga. Pelaku kemudian terlihat kembali mendekati korban dan mengambil telepon genggam miliknya sebelum melarikan diri.

Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang AKP Johan Widodo mengatakan korban awalnya berjalan sendirian untuk mencari makanan. Dua pelaku kemudian datang berboncengan menggunakan sepeda motor.

"Korban sedang berjalan sendirian mencari makanan saat kedua pelaku datang berboncengan motor dan langsung membacoknya serta membawa kabur HP lalu mereka kabur," katanya, Selasa (21/7/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban yang terluka mendapat perawatan medis di RSUP Dr Kariadi Semarang dan menjalani visum. Setelah kondisinya membaik, korban diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Kejadian tersebut dilaporkan kepada Polrestabes Semarang. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi.

Berbekal rekaman kamera pengawas, petugas mengidentifikasi salah satu terduga pelaku berinisial AWY. Dia ditangkap di kawasan Jalan Petek, Semarang, tanpa perlawanan.

"Kami sudah mengamankan pelaku yang sempat viral perkara pencurian dengan kekerasan yang terjadi di daerah Dadapsari," ujarnya

Polisi menyita barang bukti berupa sebilah celurit, satu telepon genggam milik korban, serta sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Berdasarkan penyelidikan sementara, polisi menduga penyerangan dilakukan untuk merampas barang milik korban. Penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku serta rangkaian kejadian. Satu terduga pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Polisi meminta pelaku yang buron segera menyerahkan diri dan mengimbau masyarakat memberikan informasi apabila mengetahui keberadaannya.

Topik Menarik