Janda Lansia di Lampung Selatan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah

Janda Lansia di Lampung Selatan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah

Nasional | inews | Selasa, 21 Juli 2026 - 20:49
share

LAMPUNG SELATAN, iNews.id – Seorang janda lanjut usia bernama Nuraini (64) ditemukan tewas bersimbah darah dalam rumahnya di Desa Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Polisi menduga korban mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia dan tengah mendalami kemungkinan motif perampokan.

Korban yang tinggal seorang diri ditemukan oleh keluarganya pada Senin (20/7/2026) malam. Melihat kondisi Nuraini, keluarga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Penengahan.

Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan barang bukti. Jenazah korban dibawa ke RSUD Dokter Bob Bazar Kalianda untuk menjalani autopsi.

Kapolsek Penengahan Iptu Donal Afriansyah mengatakan keluarga menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh berlumuran darah.

"Keluarga menemukan korban yang tinggal terpisah seorang diri dalam keadaan meninggal dunia bersimbah darah di rumahnya," ujar Kapolsek, Selasa (21/7/2026).

Pemeriksaan awal menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, antara lain di bagian belakang kepala dan wajah. Polisi juga menemukan memar pada leher dan kedua tangan serta luka sayatan.

Temuan tersebut menguatkan dugaan korban mengalami tindak kekerasan sebelum meninggal dunia. Namun, polisi masih menunggu hasil resmi pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab kematiannya.

"Saat ini baru selesai autopsi dan jenazah sudah dibawa kepada keluarga untuk dimakamkan," katanya.

"Hasil autopsi ada luka sayatan. Dugaan korban meninggal akibat kekerasan. Apakah ini pendalaman atau bukan masih penyelidikan," ucapnya lagi.

Setelah proses autopsi selesai, jenazah Nuraini diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Selain menyelidiki dugaan kekerasan, polisi menelusuri kemungkinan korban menjadi sasaran perampokan. Dugaan tersebut muncul setelah keluarga menyampaikan adanya perhiasan korban yang diduga hilang.

Petugas menemukan anting milik korban di lokasi kejadian. Sementara cincin yang biasa dikenakan Nuraini belum ditemukan dan masih dalam penelusuran.

Polisi belum menyimpulkan apakah hilangnya perhiasan berkaitan langsung dengan kematian korban. Penyidik masih mengumpulkan bukti serta memeriksa keluarga, tetangga dan sejumlah saksi lain.

Masyarakat diminta tidak berspekulasi mengenai pelaku maupun motif kejadian. Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan pihak yang bertanggung jawab.

Topik Menarik