Perempuan Kehilangan Zat Besi saat Menstruasi, Ini Makanan Wajib Dikonsumsi

Perempuan Kehilangan Zat Besi saat Menstruasi, Ini Makanan Wajib Dikonsumsi

Gaya Hidup | inews | Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27
share

JAKARTA, iNews.id – Perempuan kehilangan zat besi saat menstruasi sehingga perlu memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi selama periode tersebut. Jika kebutuhan zat besi tidak terpenuhi, tubuh berisiko mengalami kelelahan, lemas, hingga sulit berkonsentrasi.

Banyak perempuan hanya fokus mengatasi nyeri atau ketidaknyamanan saat haid. Padahal, perdarahan yang terjadi selama menstruasi juga membuat tubuh kehilangan sejumlah zat besi yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan distribusi oksigen ke seluruh tubuh.

Penurunan kadar zat besi dapat membuat sebagian perempuan lebih mudah merasa lesu dan kekurangan energi. Kondisi ini biasanya semakin terasa pada mereka yang mengalami menstruasi dengan perdarahan cukup banyak.

Untuk itu, para ahli menyarankan perempuan untuk meningkatkan konsumsi makanan yang kaya zat besi selama menstruasi. Langkah ini dapat membantu menjaga stamina sekaligus mencegah risiko kekurangan zat besi.

Beberapa makanan yang direkomendasikan antara lain daging merah yang dikenal sebagai salah satu sumber zat besi terbaik. Selain itu, ikan juga dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh selama menstruasi.

Sumber zat besi lainnya dapat diperoleh dari kacang-kacangan, bayam, brokoli, dan ubi jalar. Berbagai bahan makanan tersebut tidak hanya mengandung zat besi, tetapi juga menyediakan vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.

Agar penyerapan zat besi lebih optimal, perempuan juga dianjurkan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Nutrisi ini membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih efektif.

Buah-buahan seperti jeruk, stroberi, kiwi, dan jambu biji dapat menjadi pilihan sumber vitamin C yang baik. Mengombinasikan makanan kaya zat besi dengan sumber vitamin C dinilai dapat memberikan manfaat lebih besar bagi tubuh.

Kebutuhan nutrisi perempuan sebenarnya tidak hanya berubah saat menstruasi. Perubahan hormon sepanjang siklus menstruasi juga dapat memengaruhi energi, suasana hati, fokus, hingga nafsu makan.

Sebab itu, pola makan yang seimbang tetap menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain memperhatikan asupan zat besi saat haid, perempuan juga perlu memenuhi kebutuhan protein, serat, vitamin, dan mineral setiap hari.

Apabila seseorang rutin mengalami kelelahan ekstrem, pusing, atau gejala lain yang mengganggu selama menstruasi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi tersebut tidak berkaitan dengan kekurangan zat besi atau masalah kesehatan lainnya.

Menjaga asupan nutrisi yang tepat selama menstruasi bukan hanya membantu tubuh tetap bertenaga, tetapi juga mendukung kesehatan perempuan secara keseluruhan.

Topik Menarik