Profil Oliver Tree, Penyanyi Nyentrik yang Meninggal Dunia dalam Tragedi Helikopter

Profil Oliver Tree, Penyanyi Nyentrik yang Meninggal Dunia dalam Tragedi Helikopter

Gaya Hidup | inews | Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
share

JAKARTA, iNews.id – Dunia musik internasional tengah berduka atas kepergian musisi asal Amerika Serikat, Oliver Tree. Pelantun lagu Miss You dan Life Goes On itu meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter di Rio de Janeiro, Brasil, pada 14 Juni 2026 waktu setempat. 

Oliver Tree wafat pada usia 32 tahun. Kepergiannya yang mendadak mengejutkan jutaan penggemar di seluruh dunia. 

Di balik penampilannya yang nyentrik dan sering dianggap kontroversial, Oliver Tree merupakan salah satu musisi alternatif paling unik yang lahir pada era digital. Kariernya dibangun melalui perpaduan musik, komedi, seni visual, dan kritik sosial yang menjadikannya sosok berbeda dibandingkan musisi lainnya.

Lantas, siapa sebenarnya Oliver Tree? Simak ulasan selengkapnya hanya di artikel ini.

Profil Oliver Tree

Nama lengkap Oliver Tree adalah Oliver Tree Nickell. Ia lahir pada 29 Juni 1993 di Santa Cruz, California, Amerika Serikat.

Sejak kecil, Oliver telah menunjukkan ketertarikan terhadap dunia musik. Ia belajar berbagai instrumen dan mulai bereksperimen dengan beragam genre musik sejak usia muda. Lingkungan kreatif di California turut membentuk karakter bermusiknya yang tidak pernah terpaku pada satu aliran tertentu.

Selain dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu, Oliver juga merupakan produser musik, sutradara video musik, komedian, serta kreator visual yang aktif terlibat dalam hampir seluruh aspek karya-karyanya.

Awal Karier Musik Oliver Tree

Perjalanan Oliver Tree di industri hiburan dimulai jauh sebelum namanya dikenal secara global. Pada masa remajanya, ia sempat menggunakan nama panggung 'Tree' dan merilis sejumlah karya independen.

Bakatnya mulai mendapat perhatian setelah berkolaborasi dengan musisi elektronik ternama seperti Skrillex dan Zeds Dead.

Di awal kariernya, Oliver banyak bereksperimen dengan musik elektronik, hip-hop, indie rock, hingga alternative pop. Keberaniannya mencampurkan berbagai genre membuat musiknya memiliki identitas yang kuat dan mudah dikenali.

Pada 2013, ia merilis album independen yang mulai memperkenalkan namanya ke kalangan pecinta musik alternatif. Namun, kesuksesan besar baru datang beberapa tahun kemudian.

Sosok Unik di Industri Musik

Oliver Tree bukan hanya dikenal karena musiknya. Ia juga menjadi fenomena budaya pop berkat penampilan khas yang selalu menarik perhatian.

Ciri paling ikoniknya adalah rambut model mangkuk (bowl cut), kacamata berukuran besar, jaket warna-warni, serta gaya berpakaian yang terkesan berlebihan dan absurd.

Banyak penggemar menganggap karakter Oliver Tree sebagai perpaduan antara musisi, komedian, dan seniman performans. Ia sering menggunakan humor satir dalam video musik maupun penampilan publiknya.

Karakter eksentrik tersebut ternyata menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya viral di berbagai platform media sosial.

Dalam sebuah wawancara pada 2023, Oliver mengaku bahwa kariernya mulai berkembang ketika ia berani keluar dari zona nyaman dan tampil berbeda dari musisi lain. Menurutnya, eksperimen dan keberanian untuk terlihat 'aneh' justru membuka jalan menuju popularitas yang lebih luas.

Album Ugly Is Beautiful yang Mengubah Segalanya

Titik balik terbesar dalam karier Oliver Tree terjadi pada 2020 ketika ia merilis album studio debutnya, Ugly Is Beautiful.

Album tersebut mendapatkan perhatian besar karena memadukan berbagai elemen musik mulai dari rock alternatif, elektronik, pop, hingga hip-hop. Sejumlah lagu dalam album tersebut berhasil mencuri perhatian publik dan memperluas basis penggemarnya hingga ke berbagai negara.

Kesuksesan album itu membuat Oliver Tree meraih sertifikasi emas di Amerika Serikat sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu musisi alternatif paling kreatif pada dekade 2020-an.

Lagu-Lagu yang Membesarkan Nama Oliver Tree

Oliver Tree memiliki sejumlah lagu yang sukses secara komersial maupun viral di media sosial. Beberapa karya paling populer miliknya antara lain:

  • Life Goes On
  • Miss You
  • When I’m Down
  • Hurt
  • Alien Boy
  • Let Me Down
  • Cowboys Don’t Cry

Lagu-lagu tersebut telah diputar miliaran kali di berbagai platform streaming dan banyak digunakan sebagai latar konten di TikTok, Instagram, hingga YouTube.

Popularitasnya di media sosial menjadi salah satu faktor penting yang membuat Oliver Tree memiliki basis penggemar lintas generasi.

Berbeda dengan banyak musisi yang mengandalkan promosi konvensional, Oliver Tree berhasil membangun karier melalui kekuatan internet dan media sosial.

Video musiknya yang unik, penuh humor, dan sering kali terlihat absurd membuatnya mudah viral. Ia juga dikenal kreatif dalam memanfaatkan meme dan budaya internet untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Berkat pendekatan tersebut, Oliver Tree berkembang menjadi salah satu musisi alternatif dengan jumlah pendengar terbesar di platform digital.

Karya-karyanya berhasil menembus berbagai pasar internasional, termasuk Eropa, Amerika Latin, Asia, hingga Australia.

Tur Dunia Terakhir Oliver Tree 

Sebelum meninggal dunia, Oliver Tree tengah menjalani tur internasional bertajuk The World’s First World Tour.

Tur tersebut menjadi salah satu proyek terbesar dalam kariernya. Ia dijadwalkan tampil di berbagai negara sepanjang 2026.

Beberapa hari sebelum kecelakaan, Oliver sempat menggelar pertunjukan di São Paulo, Brasil. Setelah itu, ia berencana melanjutkan perjalanan menuju sejumlah kota besar lainnya, termasuk Lisbon, Portugal.

Namun, rencana tersebut tidak pernah terwujud setelah tragedi kecelakaan helikopter yang merenggut nyawanya.

Topik Menarik