Penampakan Personel Polda Metro Bersihkan Sampah di Kawasan Thamrin usai Demo Mahasiswa
JAKARTA, iNews.id - Personel Polda Metro Jaya melakukan aksi bersih-bersih sampah di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) malam usai massa aksi dari kelompok mahasiswa membubarkan diri.
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Dekananto Eko Purwono bersama pejabat utama dan personel Polri turun langsung membersihkan sampah di sekitar lokasi. Dengan membawa kantong sampah, Dekananto bersama para pejabat utama dan personel tampak memungut botol plastik, kardus, serta sampah yang berserakan di area jalan.
Aksi tersebut dilakukan untuk memastikan ruang publik kembali bersih setelah kegiatan mahasiswa dan masyarakat selesai. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap lingkungan dan masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, tetapi juga ikut merawat ketertiban serta kebersihan ruang publik.
“Usai pelayanan aksi penyampaian pendapat mahasiswa dan masyarakat, Bapak Wakapolda Metro Jaya bersama pejabat utama dan personel Polri turun langsung membersihkan area sekitar lokasi. Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama agar fasilitas umum kembali bersih, tertib, dan nyaman digunakan masyarakat,” kata Budi.
Dia menambahkan, aksi bersih-bersih tersebut juga menjadi pesan moral bahwa menjaga Jakarta bukan hanya soal keamanan, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan.
“Menjaga Jakarta tetap aman, tertib, bersih, dan nyaman adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan serta merawat fasilitas umum,” tuturnya.
Budi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas pelayanan dengan humanis dan tetap menunjukkan kepedulian setelah kegiatan selesai.
“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah bertugas dengan penuh tanggung jawab. Semangat melayani masyarakat harus terus ditunjukkan, baik dalam pelayanan kegiatan masyarakat maupun dalam aksi-aksi kepedulian seperti ini,” kata dia.
Sebelumnya, polisi mulai membuka ruas Jalan Jenderal Sudirman menuju arah Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jumat (12/6/2026) malam.
Berdasarkan pantauan di lokasi, mahasiswa mulai membubarkan diri sejak pukul 19.30 WIB. Satu per satu kelompok mahasiswa sesuai almamaternya membubarkan diri.
Sementara, sekitar pukul 20.25 WIB, polisi terlihat mulai meminta massa aksi yang sempat bertahan untuk membubarkan diri. Terlihat Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung berbicara langsung dengan massa yang masih bertahan.
Bersamaan dengan itu, aparat kepolisian lainnya turut meminta massa meninggalkan Jalan Jenderal Sudirman. Polisi selanjutnya mulai meminggirkan massa ke lajur paling kiri untuk agar ruas Jalan Jenderal Sudirman bisa kembali digunakan.
Seiring massa aksi yang terus berkurang, kendaraan dari arah Semanggi menuju Bundaran Hotel Indonesia pun mulai melintas. Kendaraan-kendaraan itu setidaknya bisa memanfaatkan dua lajur di ruas jalan itu.
Sementara, ruas jalan yang sama dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Semanggi bisa digunakan seluruhnya.









