Buku Laku Spiritual Pak Harto Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya hingga Jejak Kejawen
JAKARTA, iNews.id - Buku berjudul 'Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia dan Kejawen, Analisis SWOT Negara ala Jawa' diluncurkan di Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026). Buku ini ditulis berdasarkan penelitian lapangan, wawancara dan pustaka oleh wartawan senior, Bambang Wiwoho.
"Buku Laku Spiritual Pak Harto ini adalah pengamatan saya semenjak menjadi wartawan istana tahun '72. Saya menjadi wartawan istana tahun '72, tapi sesudah itu masih berkecimpung di dekat istana juga lah ya, tapi tugas-tugas lain," ucap Wiwoho.
Di waktu senggang, Wiwoho mengaku melakukan napak tilas ke sejumlah lokasi yang kerap dikunjungi Presiden ke-2 Soeharto. Dia menjelaskan isi buku ini akan berbeda dengan pandangan umum masyarakat tentang mistis yang selalu dikaitkan dengan sosok gaib.
Dia mengungkapkan, isi buku ini berupaya mengungkap bagaimana laku spiritual membentuk sikap hidup, cara berpikir, hingga perilaku Soeharto dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk bagaimana cara Soeharto memilih para pembantunya untuk menjalankan roda pemerintahan.
"Kalau mistis itu gambarannya selama ini kita kenal ada makhluk gaib, segala macam gitu ya. Tapi kalau di gambaran ini, nanti akan ketemu hal-hal lain," ucap dia.
Kiprah Soeharto sebelumnya telah ditulis melalui buku berjudul 'Tonggak-Tonggak Orde Baru' yang totalnya mencapai hampir 1.500 halaman. Namun, terdapat masukan dari sejumlah pihak agar khusus masalah laku spiritual diterbitkan terpisah.
"Jadi buku (Laku Spiritual Pak Harto) yang lebih simpel, lebih kecil, lebih praktis, lebih enak dibaca, karena yang trilogi itu tebal-tebal. Tapi kalau hanya laku spiritual saja kok terlalu tipis, kemudian dari diskusi dengan Pak Tra, ditambahlah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats) ala Jawa," ucap dia.










