Siap-Siap! 2.843 Loker Padat Karya Gaji UMP Jakarta Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Siap-Siap! 2.843 Loker Padat Karya Gaji UMP Jakarta Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Terkini | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 20:57
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan 2.843 lowongan kerja (loker) sektor padat karya dengan gaji setara upah minimum provinsi (UMP) Jakarta segera dibuka. Loker tersebut tidak mensyaratkan latar belakang pendidikan tertentu.

"Enggak ada (latar pendidikan tertentu). Karena untuk PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan) pun Jakarta kan SD boleh," ujar Pramono, Senin (8/6/2026).

Dia menegaskan loker padat karya ini dikhususkan untuk warga ber-KTP DKI Jakarta. Oleh karena itu, loker ini tidak bisa diikuti oleh warga luar Jakarta.

"Karena sejak saya jadi gubernur kalau dulu kan syaratnya SLTA, ketika saya jadi gubernur SD pun boleh sehingga dengan demikian syaratnya hanya satu, KTP Jakarta," ucap dia.

Dia mengungkapkan total terdapat 2.843 loker sektor padat karya. Warga yang mengikuti program ini akan dipekerjakan untuk membantu petugas PJLP di lapangan.

"Namanya juga proyek bantalan sosial, bisa apa aja. Bisa membantu pasukan-pasukan oranye, PJLP dan sebagainya, intinya supaya orang bekerja," ucap Pramono.

Dia mengungkapkan loker itu akan dibuka pekan ini. Dana yang dianggarkan pun telah tersedia.

"Itu akan kami lakukan dalam minggu-minggu ini. Dananya sudah tersedia," katanya.

Pramono menjelaskan loker sektor padat karya merupakan progam jangka pendek, dengan masa kerja 3-6 bulan. Nantinya akan ada seleksi ketat karena progam ini hanya bisa diikuti oleh warga yang belum memiliki pekerjaan. 

"Jangka waktunya antara 3 sampai 6 bulan. Kenapa ini dilakukan supaya memberikan kesempatan bagi warga yang belum beruntung untuk bisa bekerja," ucap dia. 

Ditambahkan Pramono, warga yang telah diterima mengikuti program ini akan menerima upah setara UMP DKI Jakarta atau sebesar Rp5,7 juta. 

"Salary-nya, gajinya itu UMP. Itu yang sudah diputuskan karena dananya sudah ada, segera dibuka, dikoordinasikan oleh Ketenagakerjaan dan Asisten Pembangunan," ucap dia.

Topik Menarik