Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

Viral Polisi Diadang Warga saat Tangkap Lansia Terduga Pencabulan Anak di Sampang

Berita Utama | inews | Selasa, 2 Juni 2026 - 12:09
share

SAMPANG, iNews.id - Video penangkapan seorang pria lanjut usia (lansia) di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat kerumunan warga mengelilingi mobil polisi saat petugas membawa seorang terduga pelaku kasus kekerasan seksual terhadap anak penyandang disabilitas.

Peristiwa itu terjadi di Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang. Polisi diketahui sedang menjemput lansia berinisial T yang berusia 65 tahun dan diduga terlibat dalam tindak pidana asusila terhadap seorang perempuan penyandang disabilitas.

Keramaian yang terekam dalam video sempat memunculkan berbagai spekulasi terjadi aksi pengadangan terhadap petugas saat proses penangkapan berlangsung.

Menanggapi video yang beredar luas, Polres Sampang memberikan klarifikasi terkait situasi sebenarnya di lokasi kejadian. Polisi memastikan proses penangkapan berlangsung aman dan terkendali.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan tersangka diamankan dalam kasus pencabulan dan pemerkosaan yang terjadi di wilayah Ketapang.

"Polres Sampang mengungkap kasus pencabulan dan pemerkosaan dengan TKP di daerah Ketapang. Tersangka ini berusia 65 tahun dengan korban orang yang punya kekurangan atau termasuk disabilitas," ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Dia menjelaskan, kerumunan warga yang terlihat dalam video bukan merupakan bentuk perlawanan terhadap petugas. Warga hanya berkumpul untuk melihat proses penangkapan yang sedang dilakukan polisi.

"Yang viral di media sosial terkait penangkapan itu hanya salah paham. Masyarakat saat itu hanya berkumpul untuk melihat siapa yang ditangkap," katanya.

Menurut AKP Eko Puji, situasi sempat memanas karena pihak keluarga tersangka tidak menerima dan histeris saat melihat kedatangan petugas. Namun kondisi tersebut tidak berkembang menjadi aksi perlawanan fisik.

Polisi juga membenarkan adanya suara tembakan yang terdengar saat proses pengamanan berlangsung. Tembakan tersebut dilepaskan sebagai langkah antisipasi agar tersangka tidak menjadi sasaran amukan massa.

"Sempat ada bunyi tembakan itu pengamanan dari anggota agar pelaku tidak diamuk massa," ucapnya.

Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menduga kuat pria lanjut usia tersebut melakukan tindak persetubuhan dan pencabulan terhadap seorang perempuan penyandang disabilitas.

Penyidik masih terus mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna melengkapi proses hukum terhadap tersangka.

Topik Menarik