WNA Korea Tewas Bersimbah Darah di Tambun Selatan Bekasi, Diduga Korban Pembunuhan

WNA Korea Tewas Bersimbah Darah di Tambun Selatan Bekasi, Diduga Korban Pembunuhan

Terkini | inews | Kamis, 28 Mei 2026 - 10:40
share

BEKASI, iNews.id - Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea ditemukan tewas mengenaskan dalam rumahnya dengan kondisi bersimbah darah. Kejadian ini menggegerkan warga Kampung Buaran, Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Korban diketahui bernama Sang Byoung Chan berusia 60 tahun. Dia ditemukan dalam kondisi terluka di bagian kepala dan mengalami memar di sekujur tubuh.

Pria paruh baya tersebut diduga menjadi korban pembunuhan. Luka di bagian kepala korban diduga akibat pukulan benda tumpul.

Seorang warga bernama Iyan mengatakan, dia baru mengetahui kejadian itu setelah melihat kondisi sekitar rumah korban sudah ramai.

"Saya bangun dan lihat dari atas sudah ramai. Saya cek katanya bapak juragan yang punya kontrakan sudah meninggal," ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Iyan mengaku belum mengetahui pasti penyebab kematian korban. Namun, dia mendengar informasi korban merupakan WNA asal Korea.

"Saya kurang tahu penyebabnya, katanya pembunuhan. Iya korban WNA, asli Korea," katanya.

Penemuan mayat ini pertama kali diketahui anak pertama korban pada Rabu (27/5/2026) sore. Saat itu, anak korban disebut baru pulang setelah menjalankan malam takbir Iduladha di rumah temannya.

Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi telungkup dan bersimbah darah. Korban mengalami luka di bagian kepala akibat terkena benda tumpul.

Petugas Polsek Tambun yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Seusai olah TKP, jasad korban dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Jenazah dibawa untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Kasus tewasnya WNA asal Korea tersebut kini ditangani Polsek Tambun Selatan dan Polres Metro Bekasi. Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kematian korban.

Topik Menarik