Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Apartemen 9 Lantai Ambruk Tewaskan 24 Orang
KIEV, iNews.id - Rusia membombardir Ibu Kota Kiev, Ukraina, dalam 3 hari terakhir. Akibat serangan rudal dan drone tersebut, puluhan orang tewas. Rusia meluncurkan lebih dari 1.400 drone dan 56 rudal ke Ukraina sepanjang Rabu dan Kamis (13-14/5/2026) saja. Sebagian besar serangan ditujukan ke Kota Kiev.
Serangan itu dilancarkan beberapa hari setelah Rusia mengancam akan menggempur Ukraina habis-habisan jika menyerang parade Victory Day di Lapangan Merah, Moskow, pada 9 Mei. Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata Rusia-Ukraina selama 3 hari, yakni 9 hingga 11 Mei terkait Victory Day.
Militer Rusia menyatakan, unit-unit garis depan siap melancarkan serangan rudal besar-besaran ke jantung Kota Kiev, jika perayaan tersebut diserang.
Sebanyak 43 drone dan sejumlah rudal balistik diluncurkan ke Ukraina pada 9 Mei, serta 27 drone lainnya pada 10 Mei. Pejabat Rusia menegaskan serangan-serangan tersebut sebagai pembalasan atas gempuran Ukraina di Victory Day. Sebaliknya, Ukraina menuduh Rusia melanggar kesepakatan gencatan senjata.
Setelah gencatan senjata berakhir pada 11 Mei malam, Rusia kembali meluncurkan 216 drone, diikuti dengan serangan besar-besaran melibatkan 892 drone pada 12 Mei malam hingga 13 Mei siang.
Kemudian pada 13 Mei malam hingga 14 Mei dini hari, serangan Rusia lebih brutal, melibatkan 675 drone serta 56 rudal.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan, militernya membalas serangan tersebut, menargetkan industri minyak serta fasilitas produksi militer Rusia.
Ukraina merespons serangan Rusia pada Jumat (15/5/2026), meluncurkan drone jarak jauh skala besar menargetkan infrastruktur energi dan militer di beberapa wilayah Rusia. Setidaknya empat orang, termasuk seorang anak, tewas dalam serangan drone di Kota Ryazan.
Drone Ukraina juga menyerang kilang minyak setempat, salah satu yang terbesar di negara itu.
Zelensky geram setelah serangan Rusia meratakan blok apartemen 9 lantai di Distrik Darnytskyi, Kiev, menewaskan sedikitnya 24 orang. Setiap serangan Rusia, kata dia, tidak akan dibiarkan tanpa pembalasan.
Sementara itu Angkatan Udara Ukraina menyatakan, serangan yang juga menewaskan tiga anak itu merupakan yang terbesar dilakukan Rusia sejak perang dengan Ukraina dimulai 4 tahun silam.
Zelensky juga membahas upaya Rusia untuk menarik Belarusia ke dalam perang. Dia juga menuduh Rusia sedang mempersiapkan serangan terhadap 20 lebih pusat pengambilan keputusan di seluruh Ukraina.
Menurut Zelensky, kantor dan kediaman dinasnya termasuk di antara target serangan Rusia, bersama gedung-gedung pemerintah dan pos komando militer.










