Terungkap! Ini Identitas 4 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Medan-Tebingtinggi dan Luka-Luka

Terungkap! Ini Identitas 4 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Medan-Tebingtinggi dan Luka-Luka

Nasional | inews | Senin, 11 Mei 2026 - 15:43
share

SERDANGBEDAGAI, iNews.id - Identitas korban tewas dan luka dalam kecelakaan maut Bus Halmahera di ruas Tol Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT) KM 63.200 B Tol Medan-Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatra Utara (Sumut), mulai terungkap. Polisi juga mengungkap sopir bus dan pengemudi mobil pikap pengangkut ayam hingga kini belum ditemukan usai insiden tragis tersebut.

Kecelakaan maut itu terjadi pada Senin (11/5/2026) pukul 06.30 WIB. Insiden melibatkan mobil pikap Mitsubishi L300 BK 8053 EG dan Bus Scania K410 Halmahera BK 7347 UA.

Kasat PJR Polda Sumut AKBP Dhery Fajariandono mengatakan, sopir bus melarikan diri setelah kecelakaan. Sementara identitas sopir pikap pengangkut ayam juga belum diketahui hingga kini.

“Pengemudi bus melarikan diri, sementara identitas pengemudi pikap pengangkut ayam juga belum ditemukan,” ujar Dhery dalam laporannya.

Dalam kecelakaan tersebut, empat penumpang bus meninggal dunia. Dua korban tewas telah berhasil diidentifikasi, yakni Risiani (75), warga Medan Deli, dan Muhammad Rizky (23), warga Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Sementara dua korban meninggal lainnya masih berstatus Mr X dan belum diketahui identitasnya. Polisi masih melakukan pendalaman untuk proses identifikasi korban.

Selain korban meninggal, satu penumpang dilaporkan mengalami luka berat. Sedangkan 18 penumpang lainnya mengalami luka ringan dan kini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Lubuk Pakam.

Korban luka ringan yang dirawat di RSU Sari Mutiara di antaranya Elvida Ambia (59), Lamria Sihombing (30), Doni Arifin (48), Elfrifa Leliana Nainggolan (61), Sardia Br Ujung (65), Nabil Ikhsan Harahap (18), Okvian Nugroho Binokri (26), Denes Suwandi (35), Chyntia Fitriani (23), Rian Syahputra, Erwin Hutrian Manik dan Reno Hardianto Lbn Tobing (18).

Sementara korban lainnya yang dirawat di RS Grand Medistra Lubuk Pakam yakni Joni Simorangkir (57), Titin Supriatni (54), Julinar Munthe (29) dan Said Alfandri. Kemudian korban yang menjalani perawatan di RSUD Amri Tambunan terdiri atas Saipul Anwar Surbakti (70), Eric Ardiansyah Pery (26) dan Bismihayati (28).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat mobil pikap pengangkut ayam mengalami patah as roda. Kendaraan tersebut kemudian terguling dan melintang di badan jalan tol.

Di saat bersamaan, Bus Halmahera melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Sopir bus diduga tidak sempat menghindar sehingga menghantam kendaraan pikap tersebut. Benturan keras membuat bus kehilangan kendali dan oleng ke arah kiri. Bus kemudian keluar dari badan jalan tol sebelum akhirnya terguling di sisi jalan.

Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan maut tersebut mencapai Rp150 juta. Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dan keberadaan kedua pengemudi yang hilang.

Topik Menarik