Takut Istri Marah Uang Habis buat Judol, Pria di Makassar Buat Laporan Palsu Dibegal
MAKASSAR, iNews.id - Seorang pria berinisial ADP diamankan polisi setelah ketahuan membuat laporan palsu dengan mengaku menjadi korban begal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi nekat itu diduga dilakukan karena gajinya habis dipakai bermain judi online dan takut diketahui istrinya.
Kasus tersebut bermula saat ADP melapor ke polisi mengaku dibegal di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang, pada Senin (4/5/2026) dini hari. Dalam laporannya, dia mengaku kehilangan handphone dan uang tunai jutaan rupiah setelah dirampas pelaku saat sedang berkendara motor.
Laporan tersebut sempat ditangani polisi seperti kasus pembegalan pada umumnya. Namun setelah dilakukan penyelidikan, petugas menemukan sejumlah kejanggalan dari keterangan pelapor.
Panit II Unit Reskrim Polsek Panakkukang, Ipda Muh Ikbal, mengatakan pihaknya kemudian melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut.
“Awalnya pelapor ini membuat laporan bahwa telah menjadi korban begal saat berkendara motor. Handphonenya diambil dan membuat laporan polisi,” ujar Ipda Muh Ikbal dikutip dari iNews Celebes, Rabu (6/5/2026).
Kecurigaan polisi semakin menguat setelah keberadaan handphone yang dilaporkan hilang berhasil terlacak. Saat diinterogasi lebih lanjut, ADP akhirnya mengakui bahwa cerita pembegalan yang dilaporkannya hanyalah rekayasa.
“Setelah kami interogasi ternyata laporan yang dibuat pelapor tidak benar adanya,” katanya.
Dalam pemeriksaan, ADP mengaku sengaja membuat laporan palsu karena seluruh gajinya sudah habis digunakan bermain judi online. Dia panik dan takut pulang ke rumah karena khawatir istrinya mengetahui uang gajinya sudah habis.
“Rekayasa laporan terkait begal, karena saat itu gajinya habis dipakai main judi online sehingga takut pulang ke rumah,” ucapnya.
Saat ini ADP masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Panakkukang. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut.










