Purbaya Sentil Alumni LPDP Pamer Anak Dapat Paspor Inggris: 20 Tahun Lagi Dia Nyesal

Purbaya Sentil Alumni LPDP Pamer Anak Dapat Paspor Inggris: 20 Tahun Lagi Dia Nyesal

Terkini | inews | Senin, 23 Februari 2026 - 11:35
share

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait viral alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas yang memamerkan sang anak mendapatkan paspor Inggris. Serta, ia berucap cukup dirinya saja yang berkewarganegaraan Indonesia dan jangan anaknya.

Menurut Purbaya, sikap skeptisisme terhadap masa depan Indonesia adalah pandangan yang keliru. Ia meyakini dalam dua dekade mendatang, posisi Indonesia di kancah global akan jauh lebih kuat dan membanggakan.

"Teman-teman mungkin sudah bosan ya, kalau kita lihat kondisi global. Tapi nggak apa-apa, ini ada yang bagus nih. Teman-teman ada yang ngeledek, termasuk ada yang kemarin tuh, yang dibilang anaknya jangan warga negara Indonesia," ujar di sela-sela paparan kondisi ekonomi global dalam konferensi pers APBN KITA, Senin (23/2/2026).

Bahkan, ia memperkirakan Dwi akan menyesal 20 tahun lagi karena kondisi Indonesia yang maju.

“Mungkin 20 tahun lagi dia akan nyesel, karena 20 tahun lagi kita akan bagus banget,” ungkap dia.

Diketahui, video Dwi memamerkan surat dari Home Office Britania Raya mengenai kewarganegaraan Inggris bagi anak keduanya viral di media sosial.

"I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” kata Dwi dalam video.

Unggahan tersebut memicu kemarahan warganet karena DS dan suaminya, Arya Iwantoro (AP), diketahui merupakan penerima beasiswa dari dana pajak rakyat melalui skema LPDP. Meskipun DS telah menyampaikan permohonan maaf dan mengaku pernyataan tersebut lahir dari rasa frustrasi pribadi, polemik terus berlanjut.

LPDP secara resmi telah menyesalkan tindakan alumninya tersebut karena dianggap tidak mencerminkan nilai integritas dan etika yang ditanamkan selama masa beasiswa.

Topik Menarik