Niramas Utama (JELI) Perkuat Ekspansi Bisnis Lewat Inovasi Produk
IDXChannel – PT Niramas Utama Tbk (JELI) terus memperkuat strategi ekspansi bisnis melalui pengembangan portofolio produk sebagai upaya menangkap peluang pertumbuhan di industri makanan dan minuman. Langkah ini sejalan dengan strategi perseroan dalam menyesuaikan inovasi dengan perubahan preferensi konsumen.
Direktur PT Niramas Utama Tbk Adhi S. Lukman mengatakan perusahaan secara konsisten menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar, termasuk mengikuti tren konsumsi yang berkembang di dalam maupun luar negeri.
“Preferensi konsumen terus berkembang, termasuk meningkatnya ketertarikan terhadap berbagai cita rasa dari mancanegara, khususnya Korea Selatan. Melalui konsep INACO Goes to Korea, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih menyeluruh. Mogo Choco merupakan salah satu inovasi yang kami kembangkan untuk memberikan pengalaman menikmati dessert dengan kombinasi rasa yang unik, menggunakan bahan baku berkualitas, serta tetap mempertahankan karakter produk INACO,” ujar Adhi.
Perseroan menilai tren Korean Wave yang kini tidak hanya mencakup industri hiburan, tetapi juga memengaruhi pola konsumsi makanan dan minuman, membuka peluang pasar baru yang dapat dimanfaatkan melalui pengembangan produk.
Peluncuran inovasi terbaru tersebut dilakukan bertepatan dengan penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2026. Menurut perseroan, ajang tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat interaksi dengan konsumen sekaligus memperkenalkan inovasi sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan pasar.
Niramas Utama menyatakan pengembangan produk merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam memperkuat portofolio bisnis makanan dan minuman. Selama lebih dari tiga dekade, perseroan terus mengembangkan berbagai kategori produk, mulai dari nata de coco, jelly, pudding, minuman hingga dessert dengan mengedepankan kualitas dan keamanan pangan.
Melalui strategi inovasi yang berkelanjutan, JELI berharap dapat memperkuat posisi di industri makanan dan minuman sekaligus menjaga momentum pertumbuhan bisnis di tengah dinamika perubahan preferensi konsumen.
Sekadar informasi, laba bersih JELI pada 2025 mencapai sekitar Rp39,02 miliar, naik lebih dari 200 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya Rp12,91 miliar. Pencapaian ini didorong oleh efisiensi biaya, terutama penurunan beban pokok penjualan sebesar 12,58 persen menjadi Rp462,27 miliar.
(Shifa Nurhaliza Putri)










