Perkuat Ekonomi, Purbaya Siapkan Insentif Kendaraan Listrik dan Kredit Murah di Kuartal II

Perkuat Ekonomi, Purbaya Siapkan Insentif Kendaraan Listrik dan Kredit Murah di Kuartal II

Terkini | idxchannel | Rabu, 6 Mei 2026 - 18:54
share

IDXChannel - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan insentif kendaraan listrik hingga kredit murah untuk memperkuat mesin perekonomian pada kuartal II-2026.

“Saya melihat kalau enggak didorong terus ekonominya, bisa melambat juga. Jadi saya coba kasih stimulus tambahan ke ekonomi,” ujar Purbaya di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Purbaya menjelaskan, pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian kendaraan listrik (electric vehicle/EV) akan dibedakan berdasarkan jenis baterai.

Di mana kendaraan dengan baterai berbasis nikel akan mendapatkan alokasi subsidi lebih besar guna mendukung hilirisasi nikel domestik.

Adapun target kuota awal yang disiapkan adalah 100.000 unit untuk mobil listrik dan 100.000 unit untuk motor listrik, dengan fleksibilitas penambahan jika serapan pasar tinggi. 

Program ini direncanakan mulai berjalan pada Juni 2026 dengan tujuan menekan konsumsi BBM serta mempercepat transisi energi.

“Langkah pertama ya 100.000 mobil, 100.000 motor. Kalau habis, bisa kita tambah lagi,” tutur Purbaya.

Untuk kredit murah, pemerintah melalui LPEI (Indonesia Eximbank) akan meluncurkan program pembiayaan dengan bunga rendah bagi perusahaan eksportir. 

Fokus utama akan diberikan pada perusahaan yang membutuhkan peremajaan mesin produksi, terutama di sektor tekstil, dengan potensi bunga kredit ditekan hingga kisaran 6 persen atau bahkan lebih rendah.

“Kita ingin industri bisa dapat akses pembiayaan lebih murah supaya bisa ekspansi dan meningkatkan daya saing,” ujar Purbaya.

Purbaya menegaskan, kondisi ekonomi nasional tetap tangguh meskipun terdapat dinamika di beberapa sektor industri tertentu.

“Kita pastikan likuiditas cukup sehingga dunia usaha bisa bergerak. Pebisnis juga tidak perlu terlalu khawatir, ekonomi kita masih akan terus membaik,” katanya.

(DESI ANGRIANI)

Topik Menarik