IHSG Ditutup Turun 0,96 Persen, Saham Emas dan Tembaga Jadi Pemberat
IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada sesi II perdagangan Selasa (3/3/2026) sore. Indeks ditutup turun 77 poin atau 0,96 persen ke level 7.939,77 poin.
IHSG sempat rebound pada pembukaan perdagangan, namun tenaganya habis saat pasar mulai memasuki sesi II. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp29,54 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sekitar 421 juta lot dan frekuensi 2,95 juta kali.
Sejalan dengan pelemahan IHSG, indeks LQ45 juga turun 0,85 persen, sedangkan IDX30 turun lebih ringan 0,48 persen. Adapun indeks JII dan ISSI kompak turun lebih dalam masing-masing 1,09 persen dan 1,08 persen.
Sektor industri dasar menjadi pemberat utama IHSG di mana saham-saham pertambangan seperti emas dilanda aksi profit taking. Saham PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) turun 4,3 persen ke Rp4.410 dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) melemah 5,3 persen ke Rp1.890.
Sementara itu, saham tembaga juga ikut tertekan. Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) terkoreksi 7,1 persen ke Rp3.660 dan saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 6,5 persen ke Rp6.825.
Kedua segmen saham tersebut membuat sektor industri dasar turun 3,85 persen, paling dalam di antara sektor-sektor lainnya. Namun, sektor energi dan industri masih melaju masing-masing 0,24 persen dan 0,59 persen.
Saham-saham yang masuk jajaran top losers yakni PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) anjlok 13 persen ke Rp1.610, PT MD Entertainment Tbk (FILM) turun 12 persen ke Rp6.275, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) terkoreksi 8 persen ke Rp2.080.
Meski begitu, ada juga saham-saham yang menghijau hari ini dan masuk top gainers. Di antaranya PT GTS Internasional Tbk (GTSI) naik 17 persen ke Rp314, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) melesat 9,6 persen ke Rp5.975, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menguat 7 persen ke Rp10.575.
(Rahmat Fiansyah)










