Memo Intelijen Washington Bocor: Iran Tingkatkan Upaya untuk Menarget Tentara AS

Memo Intelijen Washington Bocor: Iran Tingkatkan Upaya untuk Menarget Tentara AS

Global | sindonews | Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:20
share

Sebuah memo intelijen AS menyatakan bahwa Iran meningkatkan upaya untuk menyasar personel AS di Timur Tengah maupun wilayah lainnya. Itu terjadi di tengah rencana AS untuk menyerang Iran dalam waktu dekat.

Direktur Intelijen Nasional Jay Clayton menyebutkan dalam memo yang dikirimkan pada hari Jumat kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio bahwa timnya “telah menerima informasi intelijen yang menunjukkan bahwa Iran secara substansial telah meningkatkan upaya untuk menyasar personel AS”.

“Upaya perancangan serangan mematikan oleh pihak Iran terhadap warga negara AS telah mencapai tahap lanjut, baik di Timur Tengah maupun di beberapa negara lain,” tulis Clayton, dilansir Al Jazeera.

Memo tersebut muncul tak lama setelah Departemen Luar Negeri AS memerintahkan staf kedutaan yang tidak esensial beserta keluarga mereka untuk meninggalkan Arab Saudi minggu ini, menyusul meningkatnya serangan dari kelompok Houthi di Yaman.

Kantor berita AP juga melaporkan adanya pengurangan jumlah staf di kedutaan besar AS di Yordania, Lebanon, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Sebelumnya, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, kepala staf angkatan bersenjata Iran sekaligus komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, menyatakan bahwa pasukan Iran tidak akan membiarkan kapal militer AS memasuki Teluk “dalam kondisi apa pun”.

Dalam pernyataan yang disiarkan oleh lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, ia mengeklaim bahwa pasukan Iran telah melumpuhkan Angkatan Laut AS, sehingga mereka tidak mampu mendekati perairan di sekitar Teluk maupun perairan teritorial Iran.

Abdollahi juga menantang klaim berulang Presiden Donald Trump yang menyatakan bahwa serangan AS telah menghancurkan fasilitas nuklir Iran.

“Jika Anda sudah menghancurkan segalanya, lalu apa artinya terus mengulang klaim-klaim delusi seperti itu?” tanyanya.

“Jika Anda yakin telah menghancurkan seluruh fasilitas dan kemampuan militer Iran, mengapa kapal-kapal perang Anda yang sudah berkarat serta pasukan militer Anda yang pengecut tidak berani mendekati Selat Hormuz?”

Ia mengatakan bahwa strategi Iran adalah membuat AS dan Israel semakin terperosok ke dalam apa yang ia sebut sebagai “kubangan” yang mereka ciptakan sendiri, seiring dengan berlanjutnya konfrontasi tersebut.

Topik Menarik