Diduga Diluncurkan Houthi, Arab Saudi Ungkap Serpihan Rudal Melukai Seorang Warga di Asir

Diduga Diluncurkan Houthi, Arab Saudi Ungkap Serpihan Rudal Melukai Seorang Warga di Asir

Global | sindonews | Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:37
share

Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan serpihan dari rudal balistik yang berhasil dicegat jatuh di wilayah Ahad Rafidah, di kawasan selatan Asir, dan melukai seorang warga. Dalam unggahan di platform X, badan tersebut menyebutkan serpihan yang jatuh juga merusak satu ruang salat di dalam bangunan serta beberapa kendaraan.

Selain itu, satu proyektil yang diluncurkan oleh kelompok Houthi menghantam sebuah sekolah di kota Najran, Arab Saudi bagian selatan, dan menyebabkan kerusakan materi, menurut keterangan pertahanan sipil kerajaan tersebut.

Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam pernyataan itu.

Sementara itu, angkatan bersenjata Yaman yang didukung Saudi menyatakan telah melancarkan 474 serangan udara dan serangan presisi dalam 24 jam terakhir yang menyasar posisi, pergerakan, bala bantuan, dan kemampuan militer Houthi di berbagai front pertempuran.

Juru bicara militer Yaman, Kolonel Majid al-Nuzaili, mengatakan operasi tersebut melibatkan pesawat tempur, pesawat nirawak (drone), artileri, rudal, dan peluncur roket, dengan aktivitas yang sangat intens terjadi di wilayah Taiz.Ia menyebutkan serangan-serangan tersebut menewaskan atau melukai 1.540 petempur Houthi—sebagian besar di front Taiz—serta menghancurkan atau merusak 216 kendaraan militer dan aset militer lainnya.

Menurut juru bicara tersebut, operasi itu juga menyasar wilayah yang membentang dari selatan Haradh dan kawasan pesisir hingga ke Kitaf, al-Jawf, Marib, al-Bayda, Lahj, Sanaa, dan Saada.

Di sisi lain, kelompok Houthi menyatakan pasukan Saudi melancarkan 94 serangan udara dan serangan rudal dalam 24 jam terakhir terhadap lokasi-lokasi yang mereka sebut sebagai fasilitas sipil di Sanaa, Saada, Taiz, Hajjah, Amran, dan Ibb, yang mengakibatkan jatuhnya korban sipil.

Kelompok tersebut menyebutkan keterlibatan jet tempur F-15 dan Typhoon, serta mengklaim serangan terbaru ini menjadikan total serangan Saudi sejak eskalasi dimulai mencapai 1.350 kali. Namun, pihak Houthi tidak memberikan komentar mengenai angka korban yang dirilis oleh tentara Yaman.

Baca juga: Iran Terima Respons AS soal Usulan Pembukaan Lagi Selat Hormuz

Topik Menarik