Polisi Inggris Temukan Bom di Dekat Pangkalan Pesawat Pengebom AS, Apakah Ada Indikasi Sabotase Iran?

Polisi Inggris Temukan Bom di Dekat Pangkalan Pesawat Pengebom AS, Apakah Ada Indikasi Sabotase Iran?

Global | sindonews | Minggu, 27 September 2026 - 15:42
share

Status insiden besar ditetapkan dan warga telah dievakuasi dari sebuah desa di dekat pangkalan RAF yang menjadi lokasi penempatan Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) di Inggris.

Melansir BBC, Kepolisian Gloucestershire menyatakan bahwa penduduk di Whelford, dekat RAF Fairford, telah dipindahkan ke sebuah pusat rekreasi sementara penyelidikan berlangsung.

Polisi menyebutkan bahwa beberapa pria telah ditangkap atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Bahan Peledak (Explosives Act).

Tim spesialis penjinak bahan peledak Angkatan Darat memeriksa sejumlah kendaraan.

Polisi menyatakan bahwa garis pengamanan telah dipasang di area tersebut dan menambahkan bahwa petugas meyakini situasi telah terkendali.

Kehadiran petugas layanan darurat dalam jumlah besar terlihat di lokasi kejadian, termasuk Tim Respons Area Berbahaya (Hazardous Area Response Team).

Kepolisian Gloucestershire menyatakan: "Sejumlah rumah saat ini sedang dikosongkan (dievakuasi) di wilayah Whelford menyusul penetapan status insiden besar.

"Hal ini terjadi setelah penangkapan beberapa pria atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Bahan Peledak.

"Kami bekerja sama erat dengan mitra kami dan menjalankan rencana yang telah disiapkan serta dilatih dengan matang."Pangkalan tersebut telah digunakan untuk mengerahkan pesawat pengebom AS sejak konflik di Iran dimulai pada 28 Februari. Karena itu, banyak pihak menduga bahwa penemuan bom tersebut terkait dengan aksi sabotase yang dilakukan intelijen Iran.

Apalagi menurut USAF, pangkalan ini merupakan markas bagi 501st Combat Support Wing dan 420th Air Base Squadron, sekaligus berfungsi sebagai "lokasi operasi depan pilihan di Eropa bagi Komando Serangan Global USAF.

Polisi menyatakan bahwa para pria tersebut ditangkap pada Minggu pagi.

Topik Menarik