Usai Danau Amerika, Trump Ingin Ubah New Mexico Menjadi New America
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengusulkan nama negara bagian New Mexico diubah menjadi "New America". Usulan ini dilontarkan setelah dia secara sepihak mengubah nama Danau Ontario (Lake Ontario) menjadi Danau Amerika (Lake America) di tengah memanasnya perang dagang AS dengan Kanada.
Usulan Trump langsung ditolak oleh Gubernur Negara Bagian New Mexico Michelle Lujan Grisham.
Baca Juga: Perseteruan Memanas, Kanada Ancam Putus Pasokan Listrik ke AS
"Banyak orang menyarankan untuk mengubah nama New Mexico...menjadi NEW AMERICA," tulis Trump di media sosial. "Jauh lebih bergengsi dan indah bagi penduduk negara bagian yang berpotensi luar biasa itu. Wow, saya menyukainya!!!" lanjut unggahan Trump, yang dikutip AFP, Senin (7/9/2026).
Gedung Putih mengunggah ulang gambar yang memperlihatkan bagian "Mexico" pada nama negara bagian tersebut dicoret dan diganti dengan "America".Sejumlah laporan media AS menyebutkan bahwa gagasan itu bermula sebagai hoaks internet.Gubernur Grisham mengatakan kepada Fox News, "Nama tersebut tidak untuk diperdebatkan—nama itu sudah menjadi milik kami bahkan sebelum Amerika Serikat terbentuk."
Menurutnya, Presiden Trump ingin mengalihkan perhatian rakyat Amerika dari berbagai masalah, seperti lonjakan harga bahan bakar.
Pekan lalu, Trump mengusulkan penggantian nama Selat Hormuz menjadi "Selat Trump" di tengah berlanjutnya ketegangan dengan Iran—namun beberapa jam kemudian mengisyaratkan bahwa dia tidak serius dengan rencana tersebut.
Dia pernah mengganti nama Gulf of Mexico (Teluk Meksiko) menjadi “Gulf of America (Teluk Amerika)" pada hari pertamanya kembali ke Gedung Putih pada tahun 2025, sebuah langkah yang ditolak oleh Meksiko.
Kanada juga telah menolak langkah Trump yang secara sepihak mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika.







