Belum Usai Krisis USS Lincoln, AS Kerahkan Kapal Induk Theodore Roosevelt untuk Tekan Iran

Belum Usai Krisis USS Lincoln, AS Kerahkan Kapal Induk Theodore Roosevelt untuk Tekan Iran

Global | sindonews | Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:18
share

Kapal induk USS Theodore Roosevelt Amerika Serikat (AS) dan sekitar 5.000 personelnya akan berangkat dalam beberapa pekan mendatang untuk menjalani penugasan di Timur Tengah. Misi untuk menekan Iran ini diperkirakan berlangsung setidaknya selama tujuh bulan.

Persiapan pengerahan kapal induk USS Theodore Roosevelt ini diungkap para pejabat Angkatan Laut AS.

Baca Juga: Pentagon Pecat Bos Media Militer AS karena Beritakan Kondisi Buruk Kapal Induk USS Abraham Lincoln

“Mereka tahu bahwa mereka akan berada di sana lebih dari tujuh bulan. Komandan mereka meminta mereka merencanakan masa penugasan selama delapan bulan,” kata John Perryman, Master Chief Petty Officer Angkatan Laut AS, sebagaimana dilaporkan USNI News, Kamis (24/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan ketika Angkatan Laut AS menghadapi dampak dari penugasan kapal induk USS Abraham Lincoln ke kawasan tersebut. Kapal tersebut sebelumnya menghabiskan lebih dari 250 hari di laut tanpa singgah di pelabuhan.

Penugasan panjang tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai kesehatan mental para pelaut, termasuk laporan tentang setidaknya satu personel yang jatuh atau melompat ke laut. Muncul pula laporan mengenai menipisnya persediaan di kapal perang berbobot 100.000 ton tersebut.USS Abraham Lincoln digantikan oleh USS George Washington pekan lalu. Kapal induk Lincoln dilaporkan sedang melakukan kunjungan pelabuhan di Thailand hingga beberapa hari mendatang.

USS Theodore Roosevelt diperkirakan akan menggantikan USS George Washington, menurut laporan USNI News. Kapal induk USS George H.W. Bush juga sedang beroperasi di kawasan Timur Tengah.

Perryman, pelaut dengan pangkat tamtama tertinggi di Angkatan Laut AS, berbicara kepada wartawan bersama Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Laksamana Daryl Caudle, di Naval Support Activity Hampton Roads, Virginia, pada Rabu.

Caudle mengakui tekanan yang ditimbulkan perang Iran terhadap armada AS. Dia mengatakan Angkatan Laut akan berupaya memberikan kepastian lebih besar mengenai durasi penugasan, tetapi tuntutan dalam pertempuran dapat membuat hal tersebut sulit dilakukan.

“Saya lebih memilih penugasan selama tujuh bulan. Biasanya saya bukan orang yang menyukai perpanjangan masa tugas dan saya menentangnya dengan keras. Namun, musuh juga punya suara dalam menentukan keputusan,” kata Caudle.

Topik Menarik