Iran Akan Gelar Peringatan 40 Hari Pemakaman Ayatollah Khamenei

Iran Akan Gelar Peringatan 40 Hari Pemakaman Ayatollah Khamenei

Global | sindonews | Senin, 17 Agustus 2026 - 01:10
share

Ibu kota Iran, Teheran, serta kota suci Qom dan Masyhad, akan mengadakan upacara berkabung untuk memperingati Pemimpin Revolusi Islam yang syahid, Ayatollah Seyyed AliKhamenei, pada hari ke-40 setelah pemakaman dan penguburannya.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei pada hari Minggu, Pemimpin akan mengawasi upacara tersebut.

Melansir Press TV, upacara peringatan akan diadakan antara pukul 17 malam. waktu setempat (1330 GMT) dan 19 malam. pada tanggal 18 Agustus di Imam Khomeini Mosalla di Teheran. Sejumlah besar orang diharapkan berkumpul dan memberikan penghormatan serta memanjatkan doa bagi Pemimpin yang syahid.

Upacara juga akan berlangsung di tempat suci Hazrat Fatima Masoumeh di Qom pada tanggal 19 Agustus, dan di tempat suci Imam Reza (AS) di Masyhad pada hari berikutnya.Jenazah Pemimpin yang syahid itu dimakamkan di samping tempat suci Imam Reza di Masyhad pada tanggal 10 Juli, setelah berhari-hari upacara perpisahan dan pemakaman besar-besaran di Teheran, Qom, serta kota suci Irak, Najaf dan Karbala.

Jenazah tersebut diterima oleh banyak orang dari seluruh Iran dan puluhan negara di dunia ketika tiba di Masyhad.

Jutaan pelayat membawa hari berkabung nasional selama beberapa hari ke puncaknya di Masyhad, ketika upacara perpisahan terakhir bagi Pemimpin yang syahid berakhir di makam suci Imam Reza.

Ayatollah Khamenei menjadi martir dalam serangan gabungan AS-Israel di Teheran pada tanggal 28 Februari 2026, di awal perang agresi tanpa alasan selama 40 hari terhadap Iran.

Sementara itu, pada awal Juli lalu, jutaan pelayat dari Iran dan negara-negara lain melaksanakan salat jenazah untuk Pemimpin Revolusi Islam yang gugur syahid, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei. Ketika kapasitas ruang salat telah penuh, seluruh pintu masuk ke kompleks tersebut ditutup beberapa jam sebelum pelaksanaan salat jenazah bagi sang Pemimpin yang gugur syahid.

Jalan-jalan dan area di sekitar tempat salat saat ini dipadati oleh banyak orang yang berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir dan memanjatkan doa bagi Ayatollah Khamenei yang gugur syahid.

Salat jenazah dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap pertama ditujukan bagi sang Pemimpin yang gugur syahid. Tahap kedua mencakup Syahidah Seyyedeh Boshra Hosseini Khamenei, Syahid Mesbah al-Hoda Baqeri, dan Syahidah Zahra Haddad Adel, sementara tahap ketiga akan ditujukan bagi Zahra Mohammadi Golpayegani, cucu perempuan sang Pemimpin yang gugur syahid.

Upacara perpisahan dimulai sejak Sabtu pagi di Imam Khomeini Mosalla, Teheran, menyusul gugurnya sang Pemimpin. Pertemuan ini telah menarik massa dalam jumlah besar yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.

Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa di kota suci Qom dan hari Kamis di Mashhad, tempat sang Pemimpin yang gugur syahid akan dimakamkan di kompleks makam Imam Reza.

Ayatollah Khamenei gugur syahid menyusul agresi terbaru tanpa provokasi oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada tanggal 28 Februari.

Topik Menarik