Prancis Kecam Penjajah Israel Sita Rumah Warga Palestina di Tepi Barat
Prancis mengecam "dengan keras" tindakan penjajah Israel yang menyita sejumlah rumah warga Palestina di desa Qusra, Tepi Barat yang diduduki. Kabar itu dilaporkan Anadolu.
"Prancis mengecam keras pendudukan oleh pemukim Israel atas sejumlah rumah warga Palestina di desa Al-Qusra di Tepi Barat, serta kekerasan yang dilakukan terhadap warga sipil Palestina," ungkap pernyataan Kementerian Luar Negeri Prancis.
Pernyataan tersebut mendesak pihak berwenang Israel "untuk menangkap dan menyeret para pelaku tindakan ini ke pengadilan."
"Di tengah meningkatnya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh para pemukim di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, Prancis mendesak pihak berwenang Israel mengambil segala langkah yang diperlukan guna melindungi penduduk sipil Palestina, sebagaimana kewajiban mereka menurut hukum internasional," ujar kementerian tersebut.
Prancis juga menegaskan kembali "kecamannya terhadap kebijakan permukiman Israel," seraya memperingatkan kebijakan tersebut "mengancam solusi dua negara dan memperparah ketegangan di lapangan."Serangan oleh penjajah Israel terhadap warga Palestina dan properti mereka telah meningkat di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki sejak Israel melancarkan perang di Jalur Gaza pada Oktober 2023.
Kondisi itu memicu peringatan dari pihak Palestina maupun komunitas internasional terkait maraknya penyitaan tanah dan rumah serta pengusiran penduduk Palestina.
Baca juga: Biaya Hidup Tinggi, Vance Peringatkan Adanya Minat yang Meningkat terhadap Sosialisme di AS








