AS Serang Iran, Balas Serangan Kejutan Teheran

AS Serang Iran, Balas Serangan Kejutan Teheran

Global | sindonews | Kamis, 30 Juli 2026 - 08:41
share

Militer Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa mereka melancarkan serangan terhadap target-target di Iran pada Rabu malam waktu Amerika atau Kamis (30/7/2026) dini hari waktu Teheran. Serangan terbaru Washington ini diklaim sebagai pembalasan atas serangan kejutan Teheran terhadap pangkalan militer di Yordania yang menampung pasukan Amerika.

Serangan dini hari tadi juga menyusul serangan gabungan AS-Arab Saudi terhadap kelompok milisi pro-Iran di Irak, yang menewaskan sedikitnya 20 milisi, termasuk beberapa di antaranya anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Baca Juga: Perang Meluas, Giliran Drone Serang Mesir Sebabkan 2 Kapal Tanker Gas AS Terbakar

"Serangan baru terhadap Iran adalah respons yang kuat terhadap upaya serangan Iran kemarin," kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah unggahan di media sosial.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah berjanji akan membalas Iran atas serangan di pangkalan Yordania yang menampung pasukan AS.

Di tempat lain, serangan drone memicu kebakaran pada dua kapal tanker gas alam cair (LNG) milik AS di pelabuhan Damietta, Mesir. Belum jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan ini, namun Trump menyalahkan Iran.Memanasnya ketegangan di berbagai front setelah beberapa hari relatif tenang meningkatkan risiko kembalinya perang habis-habisan di Timur Tengah. Hal ini juga menggarisbawahi kesulitan untuk mengakhiri konflik lima bulan yang telah mengguncang ekonomi dunia dan tidak populer di kalangan warga Amerika.

Pertempuran tersebut juga kemungkinan akan menambah kekhawatiran bahwa AS semakin menguras persediaan amunisi canggih yang sudah menipis yang dibutuhkan untuk mempertahankan pangkalan dan sekutunya.

Mesir, sekutu dekat AS dan mediator regional, adalah salah satu dari sedikit negara di Timur Tengah yang terhindar dari aksi militer langsung selama perang AS-Iran.

Ketika ditanya dalam sebuah acara di Oval Office apakah Iran bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal-kapal tanker LNG di pelabuhan Mesir, Trump menjawab: “Ini sedikit lebih dari hal yang sama.”

“Situasinya akan membaik,” ujarnya. “Sementara itu, kita akan menyerang mereka dengan sangat keras karena sekarang giliran kita untuk menyerang mereka. Mereka tahu itu akan terjadi. Mereka meminta kita untuk tidak melakukannya," paparnya.Sementara itu, Arab Saudi telah menuduh kelompok milisi pro-Iran di Irak menembakkan drone ke fasilitas minyaknya selama dua hari terakhir. Kelompok milisi Irak awalnya membantah tuduhan tersebut, sementara kelompok milisi Houthi Yaman yang juga pro-Iran mengaku bahwa mereka telah menyerang fasilitas energi Saudi sebagai bagian dari konflik.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengaku telah menembakkan rudal-rudal balistik ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania. Pangkalan tersebut menjadi pusat militer AS yang penting untuk kawasan Timur Tengah.

Militer Yordania mengeklaim bahwa lima rudal Iran telah dicegat dan dihancurkan. Tidak ada laporan langsung tentang korban jiwa atau kerusakan.

Topik Menarik