Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!

Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!

Global | sindonews | Senin, 8 Juni 2026 - 07:41
share

Rezim Zionis Israel marah setelah diserang rentetan rudal Iran pada Minggu malam. Teheran menyatakan serangan rudal tersebut sebagai balasan atas kampanye pengeboman militer Zionis yang berkelanjutan di Lebanon, termasuk yang terbaru di Beirut.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir tak terima rudal-rudal Iran menyerang wilayah utara Israel. Dia mendesak militer segera membalas.

Baca Juga: Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

"Malam ini Teheran harus terbakar!" katanya dalam sebuah unggahan singkat yang ditulis dalam bahasa Ibrani di X, Senin (8/6/2026).

Dalam sebuah unggahan di Telegram, militer Israel atau IDF mengatakan kepala staf umumnya sedang melakukan penilaian situasi.

Menurut IDF, pemimpinnya; Letnan Jenderal Eyal Zamir, telah berjanji akan menyerang musuh dengan tekad segera setelah perintah diberikan.Juru bicara IDF Brigadir Jenderal Effie Defrin mengatakan bahwa Iran telah melakukan kesalahan besar.

"Militer Israel tidak akan membiarkan tembakan terus menerus dari Iran terhadap warga Israel," katanya "Israel siap menghadapi kemungkinan tembakan tambahan," ujarnya, yang dilansir BBC.

"Sistem pertahanan udara dikerahkan di seluruh negeri dan kepala staf umum IDF sedang mengadakan penilaian situasi setelah serangan tersebut," imbuh Defrin.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengaitkan serangan Minggu malam dengan serangan Israel terhadap Lebanon, termasuk serangan terhadap pinggiran selatan Beirut.

“Kami sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika kejahatan di wilayah Dahieh di Beirut meluas, kami akan menyerang target di wilayah pendudukan,” kata komando militer gabungan tertinggi IRGC.Komando militer Iran mengatakan serangan terbaru Israel di pinggiran selatan Beirut telah melanggar semua "garis merah” dan menuntut penghentian serangannya terhadap Lebanon.

Jenderal Ali Abollahi, kepala komando Khatam al-Anbiya Iran, mengatakan Israel harus berhenti menyerang Lebanon selatan dan pinggiran Beirut ketika sistem pertahanan udara Israel sibuk mencegat salvo rudal.

“Tentara Israel harus menghentikan serangannya di Lebanon selatan dan pinggiran kota, dan jika mereka memperluas serangannya ke wilayah itu atau menanggapi tindakan Iran, mereka akan menghadapi pukulan yang lebih dahsyat dan disesalkan,” kata Abollahi.

Topik Menarik