Apa Saja Barang Penting saat Marathon? Namira Adjani Bawa Energy Gel hingga Air Isotonik

Apa Saja Barang Penting saat Marathon? Namira Adjani Bawa Energy Gel hingga Air Isotonik

Gaya Hidup | okezone | Senin, 14 September 2026 - 09:05
share

BAGI Namira Adjani yang baru saja finis di Sydney Marathon 2026, mempersiapkan perlengkapan sebelum berlari menjadi salah satu hal yang tak kalah penting. Terlebih saat menempuh jarak yang cukup jauh, ia memilih membawa sejumlah asupan untuk menunjang aktivitas larinya.

Dalam acara Morning Zone di Youtube Okezone, Namira mengungkapkan beberapa barang yang biasanya dibawa ketika berlari. Mulai dari air isotonik, salt pack atau salt bar, hingga energy gel.

1. Air Isotonik hingga Salt Pack

Saat ditanya mengenai barang yang dibawa ketika lari, Namira menyebut air isotonik sebagai salah satu bekal. Selain itu, ia juga membawa salt pack atau salt bar.

“Air isotonik, salt pack, salt bar, terus apa lagi ya? Sama energy gel sih, itu aja sih kalau aku,” ujar Namira.

Berbagai asupan tersebut dipilih untuk menunjang kebutuhan tubuh selama melakukan aktivitas fisik. Utamanya ketika berlari dalam durasi atau jarak yang cukup panjang.

2. Namira Pilih Energy Gel

Selain minuman dan asupan elektrolit, Namira juga memasukkan energy gel ke dalam perlengkapan larinya. Bentuknya yang praktis membuat produk tersebut mudah dibawa selama berlari.

Bagi pelari, asupan karbohidrat selama aktivitas dengan durasi panjang dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk menjaga ketersediaan energi. Namun, kebutuhan setiap orang dapat berbeda dan penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi serta jenis latihan.

 

3. Lebih Nyaman Pakai Running Belt

Untuk membawa seluruh perlengkapan tersebut, Namira memilih menggunakan running belt. Ia mengaku kurang nyaman menggunakan running vest karena merasa keberadaan vest dapat menambah beban saat berlari.

Menurutnya, running belt terasa lebih praktis. Pasalnya, running belt bisa menyimpan berbagai perlengkapan di bagian pinggang tanpa terlalu mengganggu gerakan.

“Aku pakai running belt,” kata Namira.

“Karena aku merasa jadi berat badannya kan. Jadi aku taruhnya di running belt aja yang di perut. Karena gak terlalu kerasa,” lanjutnya.

Namira menyadari bahwa pemilihan perlengkapan lari pada dasarnya bersifat personal. Setiap pelari memiliki preferensi masing-masing dalam menentukan barang apa saja yang perlu dibawa dan bagaimana cara membawanya.

Dengan membawa barang sesuai kebutuhan dan memilih perlengkapan yang nyaman, aktivitas lari pun bisa terasa lebih praktis. Bagi pelari yang menempuh jarak jauh, persiapan seperti asupan cairan, elektrolit, dan sumber energi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan sesuai kebutuhan masing-masing.

Topik Menarik