Panas! Juicy Luicy Siap Tempuh Jalur Hukum Melawan Promotor XYZ Liveground Batam

Panas! Juicy Luicy Siap Tempuh Jalur Hukum Melawan Promotor XYZ Liveground Batam

Gaya Hidup | inews | Jum'at, 11 September 2026 - 19:26
share

JAKARTA, iNews.id - Polemik batalnya Juicy Luicy tampil di XYZ Liveground Batam semakin panas. Band yang digawangi Julian alias Uan Kaisar itu kini buka suara dan menyatakan siap menghadapi persoalan tersebut melalui jalur hukum jika pihak penyelenggara memilih membawa masalah ini ke ranah legal.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Juicy Luicy dalam klarifikasi terbaru mereka setelah muncul perbedaan versi mengenai alasan batalnya penampilan di Batam pada Sabtu (5/9/2026).

Juicy Luicy mengaku memiliki bukti terkait rangkaian persoalan yang terjadi sebelum keberangkatan mereka ke Batam.

"Kami memiliki semua bukti dan kami siap jika pihak penyelenggara membawa ini ke jalur hukum," tulis Juicy Luicy dalam pernyataannya, dikutip Jumat (11/9/2026).

Juicy Luicy Klaim Ikuti Prosedur yang Disepakati

Dalam klarifikasi tersebut, Juicy Luicy juga membantah jika keputusan mereka untuk tidak berangkat ke Batam diambil secara sepihak tanpa alasan.

Mereka menyebut seluruh tindakan yang dilakukan merupakan bagian dari prosedur yang sebelumnya telah disepakati dengan pihak penyelenggara.

"Semua yang kami lakukan hanya mengikuti prosedur yang sudah disepakati, yang sayangnya tidak diindahkan oleh pihak penyelenggara," tulis mereka.

Juicy Luicy mengatakan persoalan tersebut sebenarnya sudah mereka komunikasikan sejak H-7 keberangkatan. Mereka berulang kali meminta kepastian mengenai penyelesaian pembayaran dan berbagai kebutuhan perjalanan.

Namun, menurut mereka, sejumlah pesan tidak mendapat respons atau hanya dijawab dengan permintaan untuk menunggu.

Situasi kemudian semakin mendesak menjelang keberangkatan. Juicy Luicy menyebut tiket penerbangan baru dikirim pada pukul 22.26 WIB, setelah mereka berkali-kali meminta kepastian.

Band dan tim saat itu masih berada di Bandung, sementara penerbangan akan dilakukan dari Bandara Soekarno-Hatta.

Drama Bagasi Rp64 Juta

Persoalan lain yang menjadi sorotan adalah kebutuhan extra baggage.

Juicy Luicy menyebut pembayaran prepaid extra baggage sebenarnya sudah tercantum dalam rider yang disepakati. Namun, menurut mereka, bukti pembayaran tersebut belum diterima hingga waktu keberangkatan semakin dekat.

Mereka kemudian menyebut harga pembelian bagasi di bandara bisa mencapai sekitar Rp64 juta.

Pada tengah malam, pihak penyelenggara disebut menawarkan pembayaran awal sebesar Rp26 juta agar Juicy Luicy dan tim tetap berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta. Sisanya, menurut pernyataan Juicy Luicy, akan dibayarkan setelah mereka tiba di bandara.

Namun, Juicy Luicy mengklaim uang Rp26 juta tersebut belum masuk ketika mereka tiba di bandara.

Pihak penyelenggara disebut mengatakan pembayaran sedang diproses. Juicy Luicy kemudian melakukan pengecekan harga prepaid baggage melalui situs maskapai dan menyebut nilainya sekitar Rp44 juta.

Menurut Juicy Luicy, persoalan tersebut semakin rumit karena mereka sebelumnya mengalami perubahan maskapai. Perubahan itu disebut membuat jatah bagasi menjadi hanya 15 kilogram per orang, sehingga kebutuhan extra baggage bertambah.

Tak Mau Ambil Risiko

Dalam kondisi tersebut, Juicy Luicy akhirnya memutuskan tidak berangkat ke Batam.

Mereka mempertanyakan bagaimana bisa mempercayakan pembayaran dengan nilai puluhan juta rupiah kepada pihak penyelenggara setelah mengaku mengalami sejumlah persoalan terkait kepastian pembayaran.

"Bagaimana kami bisa percaya untuk membayarkan sejumlah uang yang cukup besar setelah kami dibohongi berkali-kali?" tulis mereka.

Juicy Luicy juga menegaskan keputusan tersebut bukan karena mereka ingin menghindari kewajiban tampil. Mereka menyatakan hanya ingin memastikan seluruh kebutuhan yang telah disepakati benar-benar terpenuhi sebelum melakukan perjalanan.

Di tengah polemik tersebut, Juicy Luicy juga mengaku mendapat serangan di media sosial berupa hate speech, peretasan, hingga teror dari pihak yang tidak mereka kenal.

Mereka kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada penggemar yang telah membeli tiket dan mengaku memahami kekecewaan yang dirasakan para penonton.

Uang Sisa Pembayaran Bakal Didonasikan

Juicy Luicy bahkan menyatakan tidak berniat menikmati sisa pembayaran dari pihak penyelenggara.

Mereka berencana menyumbangkan 100 persen uang tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan di Batam. Bukti penyaluran, kata mereka, akan diberikan setelah proses donasi selesai.

Di tengah polemik yang masih bergulir, Juicy Luicy memilih tetap berkarya. Mereka merilis single terbaru berjudul 'Baik Hati'.

Bagi Juicy Luicy, persoalan yang terjadi di Batam menjadi pelajaran mahal. Namun, mereka menegaskan akan terus bermusik dan berkarya.

Sementara itu, polemik antara Juicy Luicy dan pihak penyelenggara XYZ Liveground Batam masih menyisakan dua versi. Pihak penyelenggara sebelumnya menyebut persoalan kelebihan bagasi sebagai salah satu kendala dan mengaku telah menawarkan solusi pembayaran. 

Juicy Luicy kemudian memberikan klarifikasi dengan versi berbeda, termasuk mengenai tiket, hotel, tiket kepulangan, extra baggage, serta transfer Rp26 juta yang mereka klaim belum diterima.

Hingga kini, pernyataan kedua pihak tersebut menjadi dasar masing-masing versi mengenai batalnya Juicy Luicy tampil di Batam.

Topik Menarik