Heboh Video AI Sarwendah Curi Uang di Brankas, Pihak Ruben Onsu: Jangan Pojokkan Orang!

Heboh Video AI Sarwendah Curi Uang di Brankas, Pihak Ruben Onsu: Jangan Pojokkan Orang!

Gaya Hidup | sindonews | Jum'at, 11 September 2026 - 16:45
share

Jagat maya belakangan dihebohkan dengan beredarnya konten rekayasa berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang menarasikan Sarwendah membongkar brankas dan mengambil uang di kediaman Ruben Onsu. Menanggapi video tersebut, pihak Ruben Onsu memberikan tanggapan menohok.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, secara tegas menyatakan ketidaksetujuannya terhadap aksi pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan teknologi AI untuk menyudutkan atau memfitnah seseorang.

Baca juga: Digugat Balik Sarwendah, Ruben Onsu Singgung Dugaan Kekerasan Anak hingga Perilaku Tak Senonoh

"Ya saya nggak setuju. Artinya itu, kalau misalnya walaupun kita tidak menyukai orang lain, jangan melakukan tindakan-tindakan yang nggak bertanggung jawab, seperti membuat AI untuk memojokkan seseorang," tegas Minola Sebayang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan belum lama ini.

Minola mengingatkan publik agar tidak kebablasan dalam bermedia sosial hingga berpotensi melanggar hukum, terutama jika apa yang disajikan dalam video AI tersebut bukan merupakan fakta."Jadi kalau memang misalnya itu bukanlah fakta sebenarnya, saya juga sepakat janganlah kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum hanya untuk memojokkan orang yang mungkin tidak kita sukai," lanjutnya.

Baca juga: Sarwendah Tolak Serahkan Sebagian Sertifikat Aset Ruben Onsu

Lebih lanjut, Minola membeberkan bahwa serangan konten AI serupa sejatinya bukan hanya menyasar Sarwendah. Ruben Onsu bahkan dirinya sendiri selaku pengacara kerap kali menjadi korban parodi dan fitnah rekayasa digital di media sosial, mulai dari karikatur satir hingga cerita rekaan kliennya disiram minuman oleh bos perusahaan.

Kendati sempat memaklumi konten-konten tersebut sebagai bentuk kreativitas warganet, Minola memperingatkan para pembuat konten akan konsekuensi hukum di kemudian hari.

"Saya berpikir nggak apa-apa, itu adalah kreativitas, boleh aja. Berarti orang-orang itu udah secara khusus mikirin saya. Tapi jangan diterus-teruskan! Kalau diterus-teruskan, saya juga bisa melakukan upaya hukum. Jangan dipikir saya ini pengacara baru kemarin sore," tegasnya.

Topik Menarik