6 Tips Bersihkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Jangan Asal Disiram!

6 Tips Bersihkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Jangan Asal Disiram!

Gaya Hidup | sindonews | Minggu, 6 September 2026 - 13:16
share

Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau membuat warga Jakarta dan sekitarnya harus lebih waspada. Bukan cuma mengganggu kualitas udara, material abu juga bisa menempel di rumah hingga kendaraan.

Di tengah kondisi ini, seorang pengguna Threads bernama Benny melalui akun @callme_masben membagikan sejumlah tips mitigasi abu vulkanik berdasarkan pengalamannya sebagai warga Jogja yang sudah beberapa kali berhadapan dengan kondisi serupa.

Menurut Benny, abu vulkanik tidak bisa diperlakukan sama seperti debu biasa. Ia menjelaskan, material tersebut mengandung silika, unsur yang juga digunakan dalam pembuatan kaca dan semen.

Baca Juga :

Karena itu, Benny membagikan tujuh hal yang menurutnya perlu diperhatikan ketika membersihkan abu vulkanik seperti berikut:

1. Jangan Asal Siram Halaman RumahBenny mengingatkan warga yang ingin membersihkan halaman untuk menunggu hujan abu benar-benar selesai.

Ia menyarankan abu dibersihkan dengan cara disemprot atau disapu secara perlahan. Menurutnya, jika abu hanya disiram menggunakan air dari ember, material tersebut justru bisa membentuk lapisan keras di permukaan.

“Kalo disiram doang pakai air ember, sama artinya bikin lapisan semen di halaman rumah,” tulis Benny.

Baca Juga : Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Kemenkes Siapkan Nebulizer di Puskesmas

2. Jangan Langsung Lap KacaBagian kaca mata, jendela, hingga kaca mobil juga perlu mendapat perhatian. Benny menyarankan permukaan tersebut terlebih dahulu disiram menggunakan air atau langsung dicuci sebelum dibersihkan.

Pasalnya, mengelap abu yang menempel menggunakan kain saja berisiko membuat partikel silika menggores permukaan kaca.

3. Gunakan Masker

Benny juga mengingatkan warga agar tidak menganggap remeh abu vulkanik yang beterbangan di udara. Ia menyarankan penggunaan masker yang menurutnya lebih mampu menyaring partikel abu dibandingkan masker bedah biasa.

Masker bisa dibuat sedikit lembap agar debu lebih mudah terperangkap. Selain masker, ia menyarankan penggunaan kacamata safety ketika berada di area yang terkena guyuran abu.Baca Juga : Jabodetabek Terdampak Abu Vulkanik, Menkes Imbau Jangan Keluar Rumah Dulu

4. Jangan Kucek Mata jika Kelilipan

Jika mata terasa kelilipan akibat abu vulkanik, Benny mengingatkan agar tidak langsung menguceknya. Ia menyarankan mata dibersihkan menggunakan air mengalir, kemudian dikeringkan. Menurutnya, mengucek mata justru bisa membuat iritasi terasa semakin parah.

5. Kendaraan Jangan Cuma Dilap

Mobil dan motor yang terkena abu vulkanik juga sebaiknya tidak langsung dibersihkan dengan cara dilap. Benny menyarankan kendaraan dicuci untuk menghilangkan material abu yang menempel di permukaan.“Cara bersihkannya ya dicuci. Bukan cuma dilap. Biar debunya nggak menggores body,” tulisnya.

6. Tutup Celah Ventilasi Rumah

Benny juga menyarankan warga melakukan kerja bakti untuk meminimalkan abu masuk ke dalam rumah. Salah satu caranya dengan menutup celah atau ventilasi yang memungkinkan abu masuk menggunakan bahan seperti kertas koran.

Menurut pengalamannya, abu yang sudah masuk ke dalam rumah bisa membutuhkan waktu lama untuk dibersihkan secara menyeluruh.

“Masalahnya kalo abu udah terlanjur masuk rumah, butuh seminggu buat membersihkan total,” tulisnya.

Topik Menarik