Lisa BLACKPINK Buka-bukaan soal Larangan Pacaran saat Jadi Bintang K-Pop
Lisa BLACKPINK buka-bukaan mengenai berbagai batasan yang harus dihadapinya sebagai seorang bintang K-pop . Salah satunya adalah soal kehidupan asmara yang harus dijaga rapat-rapat demi mempertahankan popularitas grup.
Dalam dokumenter terbarunya, Always Lalisa, Lisa mengungkapkan bahwa budaya industri K-Pop membuat para idol kerap harus menyembunyikan hubungan percintaan mereka.
"Dalam budaya K-Pop, kami tidak boleh berkencan," ujar Lisa dalam dokumenter tersebut, seperti dikutip Korea Herald.
Lisa mengaku pernah menjalin beberapa hubungan ketika masih muda. Namun, ia dan pasangannya harus berhati-hati agar hubungan tersebut tidak diketahui publik, terutama oleh paparazzi.
Baca Juga : Lisa BLACKPINK Cetak Rekor di MTV VMA 2026, Jadi Solois K-Pop dengan 10 Nominasi
Profil dan Potret Cantik Baila No Na yang Keciduk Jalan Bareng Bintang Timnas Indonesia Ivar Jenner
"Jika Anda menjalin hubungan dan tertangkap kamera paparazzi, popularitas Anda akan turun. Saat masih muda, saya sempat menjalin beberapa hubungan, tetapi kami harus bersembunyi saat berkencan," katanya.Menurut Lisa, ia tidak ingin kehidupan pribadinya justru berdampak pada perjalanan BLACKPINK.
"Saya tidak ingin hubungan asmara saya menjadi hal yang merusak popularitas BLACKPINK," ujar pelantun Money tersebut.
Lisa Jalani Masa Pelatihan Sejak Usia 14 Tahun
Selain soal percintaan, Lisa juga mengenang masa-masa sulit ketika pertama kali pindah ke Korea Selatan pada 2011. Saat itu, usianya baru 14 tahun dan ia mulai menjalani pelatihan sebagai trainee di bawah naungan YG Entertainment.
Bertahun-tahun hidup dalam tuntutan sebagai trainee dan idol membuat Lisa terbiasa mengikuti berbagai aturan, termasuk menahan diri untuk menyampaikan pendapat.
"Saya tidak berani angkat bicara atau mengungkapkan pemikiran saya," kata Lisa."Saya telah menjalani hidup seperti itu sejak usia 14 tahun," lanjutnya.
Dalam Always Lalisa, Lisa terlihat emosional ketika kembali mengingat masa pelatihannya. Dokumenter tersebut menampilkan rekaman penampilan bulanan yang harus ia serahkan untuk dievaluasi selama menjadi trainee, termasuk berbagai masukan yang diterimanya.
Baca Juga : Lisa BLACKPINK Buka Suara dan Minta Maaf usai Perayaan 10 Tahun Bikin Kecewa BLINK
Kini, setelah bertahun-tahun berkarier sebagai salah satu anggota BLACKPINK, Lisa merasa mulai memiliki ruang untuk menentukan jalan hidup dan kariernya sendiri.
"Akhirnya saya bisa menjalani hidup saya sendiri," ungkapnya.
Lagu Dream Terinspirasi dari Hubungan yang DirahasiakanLisa juga membagikan cerita di balik salah satu lagu dalam album solo Alter Ego yang dirilis pada 2025.
Lagu berjudul Dream ternyata terinspirasi dari salah satu hubungan asmara yang pernah ia jalani secara diam-diam.
Lisa mengatakan dirinya bahkan meminta persetujuan orang yang menjadi inspirasi lagu tersebut sebelum Dream dirilis. Orang tersebut memberikan izin dengan satu syarat: identitasnya tidak boleh diketahui publik.
Lisa pun tampaknya cukup menikmati berbagai spekulasi penggemar mengenai sosok yang menjadi inspirasi lagu tersebut.
"Mereka pikir mereka sudah berhasil menebaknya, tapi menurut saya tidak demikian," ujarnya.
Always Lalisa Tampilkan Sisi Personal LisaDisutradarai Sue Kim, Always Lalisa mengikuti perjalanan Lisa selama satu tahun ketika ia mulai memperluas aktivitasnya di luar BLACKPINK.
Film dokumenter ini tidak hanya menyoroti perjalanan Lisa sebagai penyanyi solo, tetapi juga aktivitasnya di dunia akting serta berbagai proyek lain yang dijalaninya.
Melalui dokumenter tersebut, Lisa memperlihatkan sisi kehidupan yang selama ini jarang terlihat oleh publik, termasuk tekanan yang ia rasakan sejak menjadi trainee, perjalanan sebagai idol, hingga upayanya menemukan kebebasan dalam menentukan kehidupan pribadi dan karier.
Always Lalisa dijadwalkan tayang perdana secara global di Toronto International Film Festival pada 11 September.
Setelah itu, film tersebut akan diputar di layar IMAX dan sejumlah bioskop di berbagai negara mulai 12 Oktober. Dokumenter ini kemudian dijadwalkan tersedia di YouTube Premium pada akhir 2026.









