Hari ke-2 Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta, Banyak Talenta Muda dan Berbakat
SLEMAN, iNews.id – Antusiasme peserta mewarnai hari kedua Audisi Miss Indonesia 2026 di Yogyakarta. Para perempuan muda dari berbagai daerah datang dengan persiapan matang, tidak hanya mengandalkan penampilan, tetapi juga membawa beragam bakat, kemampuan akademik, serta kepedulian terhadap isu sosial.
Audisi yang berlangsung di Grand Sahid Raya & Convention Hotel Yogyakarta pada Minggu (14/6/2026) ini mencatat jumlah peserta yang lebih ramai dibandingkan hari pertama. Sejak pagi, para peserta tampak mengantre untuk mengikuti proses seleksi yang menjadi gerbang menuju ajang Miss Indonesia 2026.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Veronika Fadia, mahasiswi aktif Universitas Dian Nuswantoro asal Jawa Tengah. Veronika mengaku telah mempersiapkan diri secara serius dengan mengasah kemampuan monolog, teater, dan akting sebagai bakat utama yang akan ditampilkan di hadapan dewan juri.
“Persiapannya yaitu bakat. Bakat saya yang akan saya tampilkan nanti adalah monolog, jadi saya belajarnya di teater juga, belajar akting,” ujar Veronika.
Menurut Veronika, Miss Indonesia bukan sekadar ajang kontes kecantikan. Ia melihat kompetisi tersebut sebagai wadah yang mampu membuka peluang untuk berkontribusi lebih luas kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang berdampak positif.
“Miss Indonesia bukan sekadar beauty pageant. Miss Indonesia adalah platform untuk menjembatani peluang-peluang yang ada di masyarakat sekitar, seperti kegiatan sosial yang berdampak positif untuk masyarakat,” katanya.
Semangat serupa juga ditunjukkan oleh peserta asal Jawa Tengah lainnya, Devani Putri Nandika. Berbeda dengan Veronika yang mengandalkan kemampuan seni peran, Devani mempersiapkan diri dengan memperkuat wawasan mengenai isu-isu global, perkembangan digital, hingga persoalan perempuan dan feminisme.
Mahasiswi program Magister Universitas Gadjah Mada (UGM) itu mengungkapkan bahwa Audisi Miss Indonesia 2026 menjadi pengalaman pertamanya mengikuti ajang kecantikan. Karena itu, ia berusaha mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik dari segi fisik, mental, maupun pengetahuan.
“Untuk Miss Indonesia, saya baru pertama kali. Persiapan saya tentunya paling penting adalah fisik dan mental. Selain itu juga membaca apa itu isu globalisasi atau era-era digital yang sedang marak dibicarakan,” ungkap Devani.
Latar belakang akademiknya di bidang sastra membuat Devani memiliki perhatian khusus terhadap isu pemberdayaan perempuan. Ia berharap wawasan dan kemampuan analisis yang dimiliki dapat menjadi modal untuk berkontribusi dalam meningkatkan peran perempuan Indonesia.
“Karena background saya sastra, saya menjadi aware masalah isu-isu tentang feminis dan wanita. Oleh karena itu, saya ikut Miss Indonesia untuk membantu memberdayakan wanita-wanita yang ada di Indonesia,” tuturnya.
Audisi Miss Indonesia 2026 sendiri merupakan rangkaian seleksi tahunan yang diselenggarakan RCTI untuk mencari perempuan-perempuan inspiratif dari berbagai daerah di Tanah Air. Sebelum menyambangi Yogyakarta, audisi telah digelar di Jakarta dan Surabaya.
Setelah tahap seleksi di Yogyakarta, proses pencarian calon Miss Indonesia 2026 akan kembali berlanjut di Jakarta. Melalui rangkaian audisi ini, diharapkan lahir sosok perempuan yang tidak hanya unggul dalam prestasi dan kemampuan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat Indonesia.







