World GreenMech 2026: 57 Tim Pelajar Indonesia Siap Bersaing di Thailand

World GreenMech 2026: 57 Tim Pelajar Indonesia Siap Bersaing di Thailand

Gaya Hidup | sindonews | Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:24
share

Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam pembelajaran sains, koding, dan robotik berbasis STEAM serta mempersiapkan Generasi Emas Indonesia yang berprestasi, Rumah Edukasi selaku perwakilan Asosiasi Greenmech Dunia di Indonesia menyelenggarakan Kompetisi Nasional Greenmech 2026 di Universitas Katolik Parahyangan yang diikuti oleh 193 tim dari 8 provinsi di Indonesia.

Direktur Rumah Edukasi, Mulia Anton mengatakan, bawah Kompetisi yang telah diadakan sejak tahun 2017 di Indonesia ini adalah kompetisi yang paling inovatif, kreatif dan lengkap dalam praktik pembelajaran sains, koding dan robotik berbasis STEAM di Indonesia.

Baca juga: Antusias, 151.137 Pelajar Berprestasi Ikuti Kompetisi Sains Nasional SMA/MA

Terdapat 4 cabang kompetisi di ajang kompetisi Nasional GreenMech 2026, yaitu:

A. GreenMech adalah sebuah kompetisi membuat struktur mekanika Rube Goldberg Machine yang menyenangkan yang menghubungkan berbagai fungsi dari mekanika dan green energy melalui operasi yang kompleks dan kreatif untuk menyelesaikan tindakan yang sederhana.

Kompetisi ini menggunakan prinsip saintifik yang mengkombinasikan 5 aspek pembelajaran dan perkembangan yang dikenal dengan istilah STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics) dan dibagi dalam 3 tingkat, yaitu tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas.Tujuan dari kompetisi adalah mendorong semangat kreativitas dan kerja sama tim dalam menyelesaikan masalah melalui brainstorming membuat sebuah konstruksi bangunan mekanika dimana setiap tim terdiri dari 3 sampai 4 siswa/i, menginspirasi peserta untuk menghargai aplikasi saintifik dan mengembangkan pendidikan sains yang kreatif dengan menggabungkan pemikiran yang kreatif ke dalam struktur bangunan sehingga peserta dapat mengaplikasikan teori sains dan kreativitas dan dapat mendemonstrasikan hasil dari pendidikan sains yang kreatif.

Kompetisi Greenmech dibagi menjadi 2 yaitu Greenmech Basic yang fokus pada mekanika dan Greenmech Advanced yang fokus pada mekanika dan green energy. Tim SMA At Tijaarah menunjukkan keterampilan dalam merancang proyek Greenmech Basic.

B. Robot for Mission (R4M) adalah sebuah kompetisi merancang robot menggunakan prinsip saintifik berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) dan membuat program koding agar robot dapat menyelesaikan misi.

Misi kompetisi nasional kali ini adalah untuk memindahkan bibit-bibit pohon di Perkebunan Pintar menggunakan robot yang dirakit dan deprogram peserta.

Kompetisi ini untuk menginspirasi kemampuan aplikasi programming dan kreativitas serta melatih teknik manipulasi dan kemampuan menggerakkan robot.

Kompetisi ini juga menanamkan semangat kerja sama tim dimana setiap tim terdiri dari 3 hingga 4 siswa/i dan setiap siswa/i memiliki peranan masing-masing yang saling membantu menyelesaikan misi tersebut.Setiap tim dibebaskan membuat berbagai macam model robot sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan oleh panitia dan dapat menggunakan berbagai macam perangkat untuk mengoperasikan robot tersebut, seperti smart phone, pads, laptop. Kompetisi R4M yang inovatif ini merefleksikan kolaborasi “human-machine” dan membuat kompetisi ini berbeda dengan kompetisi robot lainnya.

Kompetisi R4M dibagi menjadi yaitu R4M Basic dengan misi yang lebih sederhana serta R4M Advanced dengan misi lebih kompleks. Tim SMP Penabur Gading Serpong sedang mengoperasionalkan Robot Kecerdasan Artifisialnya dalam kompetisi R4M Advanced.

C. Greenmech Junior Science adalah sebuah kompetisi membuat 2 projek mekanika sederhana yaitu: 1. Mobil menggunakan energi inersia yang bisa memindahkan “peluru” di hutan dan 2. Pelontar menggunakan energi elastisitas karet yang harus melontarkan “peluru” ke target tertentu dengan nilai tertinggi.

Kompetisi Greenmech Junior ini diperuntukkan bagi siswa/I Sekolah Dasar dan berkelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 2 siswa/i.

D. Greenmech Junior Programmer adalah sebuah kompetisi merakit robot sederhana dan membuat program robot tanpa komputer untuk menyelesaikan 5 misi di dalam hutan lindung.

Yaitu: 1. Membuat Gerakan rotasi 360 derajat di 4 titik yang ditentukan, 2. Menyalakan Lampu di 3 titik yang ditentukan, 3. Menindak Tegas Perburuan Liar Ilegal, 4. Memadamkan Api di Hutan yang kebakaran, 5. Memindahkan Hewan yang dilindungi dan berbahaya ke tempat yang telah ditentukan.Kompetisi Greenmech Junior Programmer ini diperuntukkan bagi Siswa Sekolah Dasar dan berkelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 2 siswa. Kompetisi Nasional adalah ajang untuk mengikuti Kompetisi Internasional yang akan dilaksanakan tanggal 8 dan 9 Agustus 2026 di Thailand setelah seluruh peserta mengikuti kompetisi regional di 6 wilayah di Indonesia.

Indonesia pernah ditunjuk sebagai tuan rumah kompetisi Greenmech Tingkat Internasional pada tahun 2024 yang diikuti oleh 12 Negara. Tim R4M (Robot for Mission) Indonesia berhasil menyapu bersih Emas R4M Basic dalam kejuaran dunia World Greenmech 2024 dan 2025.

Jumlah tim dan keterampilan siswa-siswi dalam bidang sains, koding dan robotik di kompetisi Greenmech semakin meningkat. Rumah Edukasi secara konsisten memberikan pelatihan-pelatihan yang praktis dan menyenangkan dalam pembelajaran sains, koding dan robotik berbasis STEAM bagi Kepala Sekolah dan Guru serta simulasi kompetisi bagi siswa di berbagai kota di Indonesia bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang, Universitas Riau, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Katolik Parahyangan Bandung, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, dan Universitas Prima Indonesia Sumatera Utara, Universitas Bina Nusantara.

Untuk kegiatan pelatihan dan hasil kompetisi dapat dilihat di www.rumahedukasi.com / Instagram Rumahedukasi. Kompetisi Greenmech telah dikurasi oleh Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Kompetisi yang berlangsung selama dua hari menghasilkan talenta-talenta Emas Indonesia yang siap berangkat menuju kompetisi Greenmech internasional di Thailand tanggal 8 dan 9 Agustus 2026 sebagai berikut:

GreenMech Junior Programmer Juara 1 SD Tarakanita 1, Juara 2 SDS Nanyang Zhi Hui dan SD Tarakanita 1, Juara 3 SD Marsudirini Yogyakarta, SD St. Johannes Berchmans, dan SD Marsudirini Matraman Jakarta.Kategori GreenMech Junior Science, Juara 1 SD Laudato Si Pancur Batu, Juara 2 SD Az-Zakiyah dan SD Tarakanita 1, Juara 3 SD Tarakanita 1, SD Tarakanita 1, dan SD Az-Zakiyah.

Kategori GreenMech Basic tingkat SD, Juara 1 diraih oleh SD St. Johannes Berchmans School, Juara 2 SD Tarakanita 1, Juara 3 SD Marsudirini Yogyakarta. Tingkat SMP Juara 1 SMP Tarakanita 4 Rawamangun, Juara 2 SMP PGRI 2 CILEDUG dan SMP St. Johannes Berchmans School, Juara 3 diraih oleh SMP St. Johannes Berchmans School, Global Prestasi School, dan SMP Plus Intan Al-Sali. Tingkat SMA Juara 1 SMA AT-TIJAARAH, Juara 2 SMAK 7 PENABUR, Juara 3 SMA Plus Intan Al-Sali.

Kategori GreenMech Advanced tingkat SD Juara 1 SD Marsudirini BSB, Juara 2 SD Tarakanita 5, Juara 3 SD St. Johannes Berchmans School. Tingkat SMP Juara 1 SMP Talenta Juara Bandung, Juara 2 SMP St. Johannes Berchmans School, Juara 3 SMPS Santa Maria Kabanjahe. Tingkat SMA Juara 1 SMA St. Johannes Berchmans School, Juara 2 SMK MVP ARS Internasional, Juara 3 SMA Surabaya Taipei School.

Kategori R4M (Robot For Mission) Basic tingkat SD Juara 1 SD Sutomo 1, Juara 2 SD Sutomo 1 dan SD Strada Tunas Keluarga Mulia 1, Juara 3 SD Strada Tunas Keluarga Mulia 1, SD Islam At-taubah, SD Global Islamic Labschool. Tingkat SMP Juara 1 SMP Nanyang Zhi Hui, Juara 2 SMP PGRI 2 Ciledug dan SMP Sutomo 1, Juara 3 SMP Nanyang Zhi Hui, SMP PGRI 2 Ciledug dan SMP Sutomo 1. Tingkat SMA Juara 1 SMAK 5 Penabur Jakarta, Juara 2 Nanyang Zhi Hui dan SMA Tarakanita Gading Serpong, Juara 3 Xpert Academy Robotics Centre, SMA Sutomo 1, dan SMA Tarakanita Citra Raya.

Kategori R4M (Robot For Mission) Advanced SMP Juara 1 SMPK Penabur Gading Serpong, Juara 2 SMPS Santa Maria Kabanjahe, Juara 3 SMP Jakarta Taipei School. Tingkat SMA, Juara 1,2, dan 3 diraih oleh Jakarta Taipei School.

Topik Menarik