Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Gaya Hidup | sindonews | Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:44
share

Institut Teknologi PLN (ITPLN) membuka peluang besar bagi siswa SMA/SMK sederajat di Jawa Barat untuk langsung berkarier di PT PLN (Persero). Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, menyebutkan, ada 150 kursi ikatan kerja disiapkan bagi mahasiswa baru ITPLN tahun ajaran 2026-2027.

Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis dalam memberikan akses kerja langsung kepada generasi muda, khususnya di sektor energi.

Baca juga: Cerita Rizky Perwira, Wisudawan Termuda S2 Kesehatan Masyarakat UGM di Usia 22 Tahun

“ITPLN menyelenggarakan ini sebagai langkah memberi kesempatan kepada siapa pun, khususnya siswa Jawa Barat yang ingin bekerja di PLN,” ujar Iwa dikutip Sabtu, (2/5/2026).

Ia menjelaskan, ITPLN menjadi satu-satunya perguruan tinggi mendapat kepercayaan dari PT PLN (Persero) untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul melalui skema ikatan kerja."Sebanyak 150 mahasiswa yang diterima di ITPLN nantinya akan langsung terikat kontrak kerja dengan PLN sejak awal perkuliahan. Program ini memberikan jaminan karier setelah lulus. Begitu diterima di ITPLN, mereka langsung diikat kerja oleh PLN. Ada kontrak resmi antara mahasiswa dan PLN,” tambahnya.

Baca juga: Kemendiktisaintek Luncurkan Program Bestari Saintek 2026, Danai 122 Tim Riset

Tak hanya itu, peluang juga terbuka bagi mahasiswa di luar kuota tersebut. Iwa menyebut, 100 lulusan terbaik dari luar program ikatan kerja tetap berkesempatan direkrut PLN setelah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun, melalui proses seleksi.

Menurutnya, kesempatan ini menjadi peluang luar biasa mengingat PLN merupakan salah satu perusahaan strategis nasional yang terus berkembang dan berpotensi masuk jajaran perusahaan global.

Selain jalur ke PLN, ITPLN juga menjalin kerja sama dengan berbagai industri, baik dalam maupun luar negeri. Hal ini membuka peluang karier lebih luas bagi mahasiswa yang tidak masuk dalam skema ikatan kerja.“Kami juga punya komunikasi dengan banyak industri. Sudah banyak yang bekerja sama dengan ITPLN, sehingga kami bisa menyalurkan lulusan ke berbagai sektor,” jelasnya.

Ia menambahkan, ITPLN berkomitmen menjadi kampus yang inklusif dan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat. Pihaknya juga ingin memberikan peluang kepada lulusan SMA, khususnya di Jawa Barat, untuk menjadi bagian dari ITPLN dan masa depan energi Indonesia.

Terbaru, ITPLN menawarkan diskon formulir 50 persen dari Rp350 ribu menjadi Rp175 ribu dengan kode “JABAR26”, serta batas akhir pendaftaran Ikatan Kerja PLN pada 4 Mei 2026 nanti. Program ini menjadi bagian dari open house bersama Dinas Pendidikan Jawa Barat dan SMA/SMK/sederajat se-Jawa Barat.

Di lokasi yang sama, Kepala Rektorat ITPLN, Purnomo, mengungkapkan peluang besar bagi lulusan ITPLN untuk berkarier di sektor kelistrikan nasional. Dia menyebut PLN secara rutin mengirim lebih dari 250 pegawai setiap tahun untuk melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi PLN, mulai dari jenjang D3 ke S1 hingga S1 ke S2.

“Setiap tahun lebih dari 250 pegawai PLN kuliah di ITPLN. Belum termasuk fresh graduate yang nanti diserap. Jadi totalnya bisa lebih dari 500 alumni ITPLN yang akan bekerja di PLN setiap tahun,” kata Purnomo.Menurutnya, kondisi tersebut menjadi keunggulan tersendiri karena mahasiswa ITPLN memiliki jaringan alumni yang kuat di lingkungan PLN.

“Artinya, adik-adik nanti punya jaringan senior yang sangat banyak di PLN. Ini yang tidak dimiliki kampus lain,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan ketatnya persaingan rekrutmen PLN reguler dengan rasio hampir 1 banding 1.000.

“Bayangkan, hampir 1.000 orang berebut satu kursi. Tapi kalau masuk Ikatan Kerja ITPLN, peluang untuk bekerja di PLN semakin terbuka,” katanya.

Purnomo turut menyoroti besarnya peluang kerja di sektor energi seiring transisi menuju elektrifikasi. Ia menyebut Indonesia akan menggelontorkan investasi lebih dari Rp3.000 triliun dalam 10 tahun ke depan di sektor kelistrikan.“Dari transisi energi ini dibutuhkan lebih dari 1,7 juta tenaga kerja. Ini bukan angka perkiraan, tapi hasil kajian nyata,” tegasnya.

Untuk itu, ungkapnya, ITPLN hadir sebagai kampus berbasis praktik yang fokus pada energi dan transisi energi, dengan 18 program studi yang dapat membuka peluang karier luas, tidak hanya di sektor kelistrikan, tetapi juga bisnis dan teknologi.

“Belajar di sini bukan sekadar teori, tapi langsung praktik dan terhubung dengan industri,” pungkasnya.

Selain bekerja sama dengan PLN, ITPLN juga menjalin kolaborasi dengan APITU serta menjajaki kerja sama dengan APLSI.

ITPLN juga menyediakan berbagai skema beasiswa, mulai dari penuh, parsial, hingga khusus untuk siswa berprestasi, kurang mampu, hafidz Al-Qur’an, dan atlet.

Topik Menarik