Patra Logistik Perluas Pengelolaan Distribusi BBM dan LPG di Kalimantan

Patra Logistik Perluas Pengelolaan Distribusi BBM dan LPG di Kalimantan

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 7 November 2026 - 19:20
share

PT Patra Logistik memperluas cakupan pengelolaan layanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Kalimantan, serta avtur di Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan Sulawesi. Perluasan tersebut dilakukan setelah perusahaan memperoleh kepercayaan dari PT Pertamina Patra Niaga untuk memperkuat pengelolaan dan kelancaran rantai pasok energi nasional.

"Kepercayaan yang diberikan oleh PT Pertamina Patra Niaga menjadi kesempatan bagi kami untuk terus bertumbuh dan memperluas kontribusi dalam rantai pasok energi nasional," ujar Direktur Utama Patra Logistik Yock Yorlando dalam keterangan pers, Sabtu (7/11/2026).

Baca Juga:Patra Logistik Resmi Kelola Distribusi BBM di Seluruh Pulau Jawa

Pada segmen BBM, Patra Logistik yang sebelumnya telah mengelola distribusi di Pulau Jawa kini memperluas pengelolaan hingga Kalimantan. Perluasan tersebut mencakup lima terminal BBM di Kalimantan dengan dukungan operasional hingga 100 unit mobil tangki.

Langkah itu diharapkan memperkuat pengelolaan distribusi BBM serta mendukung ketersediaan energi di wilayah operasional. Perluasan juga menegaskan peran Patra Logistik sebagai pendukung kegiatan logistik energi Pertamina Patra Niaga.

Di segmen LPG, perusahaan menambah cakupan pengelolaan di tiga lokasi terminal LPG di Kalimantan. Sebelumnya, Patra Logistik telah mengelola layanan LPG di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Selain BBM dan LPG, Patra Logistik memperluas layanan di segmen aviasi melalui pengelolaan distribusi avtur di Jawa Timur, Nusa Tenggara, dan Sulawesi. Saat ini, perusahaan juga mengelola 11 KSO Aviation Fuel Terminal milik Pertamina Patra Niaga sebagai bagian dari pengembangan portofolio bisnis di sektor penerbangan.

Untuk mendukung operasional distribusi, Patra Logistik memanfaatkan Road Traffic Control (RTC), yaitu pusat kendali yang memantau pergerakan armada mobil tangki secara real time selama 24 jam. Pemantauan tersebut diarahkan untuk meningkatkan efektivitas operasional sekaligus memperkuat keselamatan distribusi.

Baca Juga:Bahlil Tunjuk Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Tak Lagi lewat Pertamina

Direktur Pemasaran dan Operasi Patra Logistik Joko Priyambodo menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia, sarana operasional, dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait menjadi kunci pelaksanaan perluasan layanan. “Aspek keselamatan dan keamanan yang kami pantau melalui RTC serta keandalan operasional tetap menjadi prioritas dalam seluruh kegiatan,” ujarnya.

Adapun Patra Logistik berkomitmen memperkuat perannya sebagai mitra rantai pasok energi nasional. Perusahaan juga menekankan peningkatan kemampuan operasional serta penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam seluruh kegiatan layanan.

Topik Menarik