Program Sandbox Buka Peluang Komersialisasi Inovasi Perempuan Indonesia
Sebanyak 10 inovator perempuan Indonesia mengikuti program Innovation Sandbox untuk menguji solusi di bidang kesehatan dan ketahanan iklim sekaligus membuka peluang pengembangan usaha ke pasar global. Melalui program yang digagas Bayer Foundation bersama Health Innovation Exchange (HIEx) tersebut, para inovator akan mengimplementasikan solusi mereka secara langsung di masyarakat selama 90 hari.
"Periode sandbox 90 hari ini adalah jendela krusial untuk menunjukkan bagaimana solusi lokal yang dipimpin perempuan dapat mendorong ketahanan sistemik terhadap kerentanan iklim dan kesehatan," kata Direktur Program HIEx Sandbox Patota Tambunan dikutip pada Sabtu (31/10/2026).
Baca Juga:Buntut Beras Subsidi Dioplos Jadi Premium, 8 Pejabat Bulog dan Bapanas Dipecat
Patota mengatakan program tersebut tidak hanya berorientasi pada pengembangan konsep inovasi, tetapi juga mendorong penerapan solusi secara nyata dan mengukur dampaknya bagi masyarakat. Tahap pengujian diharapkan menghasilkan bukti berbasis data mengenai efektivitas inovasi dalam menjawab persoalan kesehatan dan perubahan iklim.
Selama masa implementasi, para inovator akan menguji solusi di sejumlah komunitas rentan, mulai dari kawasan pesisir yang menghadapi risiko banjir hingga klinik di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Pengujian mencakup integrasi data secara langsung, pengukuran kemudahan akses masyarakat terhadap solusi, serta penyusunan analisis biaya dan manfaat. Aspek tersebut juga ditujukan untuk menunjukkan kelayakan penerapan inovasi bagi calon pengguna maupun pembeli dari sektor publik dan swasta.
Setelah fase pengujian selama 90 hari berakhir, hasil implementasi serta pengukuran dampak sosial dan lingkungan dari masing-masing inovasi akan dipresentasikan kepada investor global, mitra pembangunan, dan pemimpin pemerintahan. Tahap tersebut diharapkan membuka peluang kemitraan, pendanaan, serta perluasan penerapan solusi ke pasar yang lebih luas.
Baca Juga:Sektor Kuliner Sumbang Rp503,5 Triliun, Kontribusi Capai 2,11 ke PDB
Sepuluh inovator yang terlibat yakni Aikite, Ancala Project, DoctorTool, Komodo Water, Rabu Biru Foundation, KantiHealth, ReservoAir, Serat Nusa, TenangAI, dan Youth Health Hub Indonesia (YHHI). Mereka mengembangkan beragam solusi, antara lain teknologi kesehatan digital, sistem pemurnian air, jaringan ekonomi sirkular, serta model penguatan ketahanan masyarakat.
"Melalui Program Sandbox Bayer Foundation dan HIEx, fokus kami adalah melangkah melampaui kerangka konseptual menuju hasil nyata berbasis data yang melindungi ekosistem yang rapuh dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Patota.








