Peringatan Keras Rusia: Semua Harus Paham Kami Bisa Pakai Senjata Nuklir, Bukan Nakut-nakuti!
MOSKOW, iNews.id - Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia Dmitry Medvedev menegaskan, negaranya masih memiliki hak untuk menggunakan senjata nuklir dalam konflik, termasuk dalam perang melawan Ukraina yang didukung negara-negara Barat.
Medvedev memperingatkan semua pihak agar memahami bahwa penggunaan senjata nuklir bukan sekadar ancaman atau taktik untuk menakut-nakuti. Menurut dia, senjata pemusnah massal tersebut benar-benar dapat digunakan dalam kondisi tertentu sebagaimana diatur dalam doktrin Rusia.
"Semua orang harus paham, senjata nuklir bisa digunakan dalam kasus-kasus tertentu. Ini bukan taktik menakut-nakuti. Ini adalah kenyataan," ujar Medvedev, dalam wawancara dengan surat kabar bisnis Vedomosti, dikutip Kamis (10/9/2026).
Mantan Presiden Rusia yang juga sekutu dekat Presiden Vladimir Putin itu menjelaskan, doktrin Rusia memberikan hak kepada negaranya untuk menggunakan senjata pemusnah massal apabila terdapat ancaman terhadap keamanan nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Rusia masih menghadapi serangan drone Ukraina. Medvedev menilai perlindungan terhadap fasilitas sipil dari serangan pesawat tak berawak menjadi salah satu tugas yang sangat penting.
"Sistem peperangan elektronik hanyalah satu bagian dari sistem yang dirancang untuk tujuan ini. Sistem tersebut menjadi usang dengan cukup cepat, karena perjuangan melawan pesawat tak berawak mirip pertarungan antara pedang dan perisai," katanya.
Menurut Medvedev, kondisi tersebut membuat Rusia memberikan perhatian serius terhadap pengembangan serta peningkatan kemampuan pertahanan udara.










