Netanyahu Klaim Kepemimpinan Iran di Ambang Keruntuhan
TElL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut kepemimpinan Iran berada di ambang keruntuhan. Tanpa menyertakan bukti, Netanyahu mengeklaim tujuan Israel terhadap Iran, yakni menghancurkan negara itu akan segera tercapai.
"Masih ada tugas yang harus diselesaikan, tugas utamanya adalah menumbangkan rezim teror di Iran. Kita sudah sangat dekat dengan hal itu," kata Netanyahu, seperti dukutip dari Al Jazeera, Kamis (10/9/2026).
"Kita tahu bahwa keseluruhan poros tersebut pada akhirnya akan runtuh," ujarnya, lagi.
Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut saat mengunjungi Jabal Al Sheikh (Gunung Hermon) di Suriah, wilayah yang diduduki pasukan Israel, bersama Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz.
"Kita tidak akan membiarkan pasukan mana pun membangun kekuatan di perbatasan kami," katanya.
Pada beberapa kesempatan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga mengatakan bahwa kepemimpinan Iran akan runtuh. Dia menyebut tak jelas siapa yang saat ini memegang kendali Iran, merujuk pada keraguannya terhadap peran yang dijalankan Peminpin Tertinggi Mojtaba Khamenei.
Mojtaba belum pernah tampil ke publik sejak didapuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, pada Maret lalu. Khamenei tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari lalu.









