Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
SEOUL, iNews.id - Pengadilan Korea Selatan (Korsel), Jumat (24/7/2026), memerintahkan taipan perusahaan chip, Chey Tae Won, membayar uang perceraian atau harta gana-gini sebesar 644 juta dolar AS (sekitar Rp11,5 triliun) kepada mantan istrinya.
Pria 65 tahun yang juga pemimpin SK Group, produsen chip memori terkemuka SK hynix, itu bercerai dengan istrinya, Roh Soh Yeong (65) yang juga putri mantan Presiden Korsel. Proses persidangan cerai berlangsung pada 2022.
Meski demikian, jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan putusan pengadilan pada 2024 yang saat itu mengharuskan Chey membayar 940 juta dolar AS. Jumlah tuntutan harta gana-gini yang fantastis mendorong media Korsel menjulukinya sebagai perceraian abad ini.
Chey mengajukan banding ke Mahkamah Agung setelah putusan pada 2024 dan memenangkannya. Dia mendapat pengurangan jumlah uang yang harus dibayar menjadi 644 juta dolar. Meski demikian, hasil ini juga belum final, karena kedua pihak masih bisa mengajukan keberatan kembali ke Mahkamah Agung.
Penanganan kasus ini berlangsung lama karena perbedaan definisi dan penilaian aset bersama pasangan tersebut, termasuk saham Chey di SK Group yang terus naik.
Pengadilan Tinggi Seoul memutus, Roh berhak atas pembayaran tunai sepertiga dari aset pernikahan pasangan tersebut.
“Kepemilikan saham tergugat meningkat secara substansial selama pernikahan melalui aktivitas manajemennya,” bunyi pernyataan pengadilan, seperti dikutip dari AFP.
Chey dan Roh menikah pada 1988, namun pasangan tersebut telah hidup terpisah selama lebih dari 15 tahun. Dari hasil pernikahan itu, mereka memiliki tiga anak. Sidang perceraian digelar di pengadilan sejak 2022, setelah Chey menggugat cerai Roh pada 2017.
Pasangan tersebut menikah di Istana Kepresidenan Blue House saat ayah Roh, Roh Tae Woo, masih menjabat presiden pada periode 1988-1993.










