Tepi Barat Memanas, Israel Tangkap 70 Warga Palestina dan Lukai 8 Orang

Tepi Barat Memanas, Israel Tangkap 70 Warga Palestina dan Lukai 8 Orang

Terkini | inews | Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:31
share

NABLUS, iNews.id - Pasukan Israel menangkap sedikitnya 70 warga Palestina dalam serangkaian penggerebekan di berbagai wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Sabtu (25/7/2026). Selain itu, delapan warga Palestina dilaporkan terluka dalam serangan terpisah yang dilakukan pasukan Israel.

Radio resmi Palestina, Voice of Palestine, melaporkan lebih dari 40 pemuda Palestina ditangkap dalam operasi militer di Kota Tell, sebelah barat Nablus. Pasukan Israel juga mengambil alih sebuah rumah dan menjadikannya sebagai pusat interogasi lapangan.

Dalam operasi tersebut, militer Israel mengepung Kota Tell dari berbagai arah sembari menggeledah rumah-rumah warga.

Operasi ini dilakukan sehari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Menteri Pertahanan Israel Israel Katz memerintahkan operasi militer berskala besar di sejumlah desa di Tepi Barat. Perintah itu dikeluarkan menyusul serangan di dekat permukiman ilegal Havat Gilad yang menewaskan dua tentara Israel dan melukai tiga lainnya.

Setelah perintah tersebut, pasukan dan pemukim Israel dilaporkan menyerang sejumlah komunitas Palestina di wilayah Nablus. Sejumlah rumah dan properti warga dilaporkan dibakar.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebut empat warga Palestina tewas dalam serangan di Kota Tell pada Jumat (24/7/2026).

Sementara itu, kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan pasukan Israel juga menggelar penggerebekan besar-besaran di Jenin sebelum fajar. Dalam operasi itu, sedikitnya lima warga Palestina ditangkap setelah rumah-rumah mereka digeledah.

Penangkapan juga dilakukan di sejumlah wilayah lain, termasuk Bethlehem, Ramallah, Al-Bireh, Tubas, Kamp Pengungsi Al-Far'a, dan Hebron.

Di sisi lain, Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan delapan warga Palestina terluka dalam serangan di Desa Farata, sebelah timur Qalqilya. Enam di antaranya mengalami luka tembak akibat peluru tajam. 

Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi para korban.

Topik Menarik