Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

Terkini | inews | Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:50
share

MOSKOW, iNews.id - Rusia turut mengomentari tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal campur tangan dalam Pemilu Presiden (Pilpres) AS 2020.

Istana Kremlin menolak tuduhan keterlibatan negaranya dalam Pilpres AS 2020 yang dimenangkan Joe Biden, lawan Trump dari Partai Demokrat.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, ini bukan tuduhan pertama yang dilayangkan AS. Tuduhan sebelumnya juga tak terbukti bahwa Rusia ikut campur dalam pemilu AS.

Peskov mengatakan, Trump merujuk pernyataannya pada klaim intelijen yang tidak spesifik dan tidak berdasar, menyebut Rusia sebagai ancaman terhadap pemilu AS.

"Faktanya adalah Presiden merujuk pada beberapa informasi, informasi anonim, informasi yang tidak berdasar dari badan intelijen AS," kata Peskov, seperti dilaporkan kantor berita Tass, dikutip Sabtu (18/7/2026).

Dia melanjutkan, beberapa penyelidikan AS telah menyimpulkan Rusia tidak memiliki pengaruh dalam Pilpres AS.

Rusia, lanjut dia, juga tidak akan pernah ikut campur dalam urusan dalam negeri negara lain serta tidak mengharapkan negara lain tidak ikut campur dalam urusan dalam negerinya.

Sebelumnya, Trump menyebut China, Rusia, Iran, dan Korea Utara sebagai "musuh" yang memiliki kemampuan untuk membahayakan infrastruktur pemilu AS.

Topik Menarik