BNPB Segera Bangun 238 Huntap untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki 

BNPB Segera Bangun 238 Huntap untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki 

Terkini | inews | Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:42
share

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera membangun 238 unit hunian tetap (huntap) mandiri bagi warga terdampak erupsi Gunungapi Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembangunan ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan pascabencana agar masyarakat dapat segera berpindah dari hunian sementara (huntara) ke hunian yang lebih layak.

Hal ini disampaikan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto saat mengunjungi huntara di Desa Konga, Kecamatan Titehena, Jumat (17/7). Dalam kunjungan tersebut, Suharyanto berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi, mendengar keluhan, serta memastikan percepatan penanganan dan pemulihan jangka panjang.

Dalam suasana dialog yang berlangsung hangat serta penuh kekeluargaan Kepala BNPB yang didampingi oleh Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur beserta jajaran forkopimda mendengar langsung pertanyaan dari masyarakat terkait berbagai persoalan yang ada di lokasi hunian sementara Desa Konga Kecamatan Titehena.

“Kami mengapresiasi solusi partisipatif dari pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh pihak terkait. Pembangunan 238 unit huntap mandiri ini akan segera dibangun, semoga ini bersamaan dengan pembangunan huntap dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, sehingga proses pemulihan warga terdampak erupsi Gunungapi Lewotobi Laki Laki bisa selesai lebih cepat dan efektif,” kata Suharyanto dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).
 
Pemerintah bergerak cepat merespons aspirasi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Flores Timur yang berharap bisa segera pindah dari huntara ke huntap.

Program huntap mandiri di atas tanah milik warga ini merupakan perluasan dari tahap awal yang hanya 12 Kepala Keluarga (KK). Saat ini, 11 unit rumah telah berhasil dibangun. 

Sementara itu, 1 KK yang sebelumnya sempat mengalami kendala perubahan administrasi lahan kini telah mengantongi persetujuan dan akan segera dibangun.

Masyarakat turut mengusulkan penambahan sebanyak 238 unit Huntap mandiri baru. Pembangunan 238 unit mandiri ini akan dilakukan secara simultan atau bersamaan dengan pembangunan kompleks Huntap utama yang akan dikerjakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP).

Pada hari yang sama Kepala BNPB juga menyambangi Pos Pemantauan Gunungapi Lewotobi Laki Laki yang berada di Desa Pululera Kecamatan Titehena, untuk melihat langsung keadaan dan perkembangan Gunungapi Lewotobi Laki Laki.

“Erupsi Gunungapi Lewotobi Laki Laki hingga saat ini masih berlangsung, berdasarkan laporan dari pos pemantauan gunungapi pada hari ini sempat terjadi erupsi kurang lebih 800 meter dari kawah gunung, sehingga masyarakat dilarang mendekat ke arah gunung dalam radius 6-7 kilometer,” kata dia.

Topik Menarik