Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
LUKSEMBURG, iNews.id - Seorang menteri perempuan asal Swedia membuat heboh karena membawa bayinya yang masih berusia 3 bulan saat rapat dengan para pejebat anggota Uni Eropa, Kamis (25/6/2026). Para menteri negara Uni Eropa berkumpul untuk berdiskusi mengenai kebijakan perubahan iklim.
Menteri iklim Swedia Romina Pourmokhtari membawa bayinya, Adam, ke pertemuan Dewan Uni Eropa di Luksemburg. Dia menjelaskan, menjadi ibu bukan penghalang untuk memilih antara pekerjaan dan tanggung jawab keluarga.
“Saya ingin menunjukkan, saya adalah contoh orang yang tidak harus membuat pilihan. Yang, tentu saja, saya butuh pasangan yang bukan dinosaurus, seseorang yang cukup modern dan siap untuk terlibat,” kata Pourmokhtari, kepada Reuters.
Suaminya juga sedang cuti menjelang pemilu Swedia pada September serta ikut bersamanya ke Luksemburg untuk menjaga Adam.
Swedia memiliki salah satu kebijakan cuti paling murah hati di dunia. Setiap orang tua, pasangan suami istri, mendapat jatah total 16 bulan cuti dengan tanggungan.
Produksi Migas PHE Tertekan Akibat Gangguan di Blok Rokan hingga Penutupan Lapangan West Qurna
Dari jumlah tersebut, 90 hari dialokasikan secara individual. Jika seorang ayah atau ibu tidak mengambil jatah cutinya, maka akan hangus.
Pourmokhtari memuji kebijakan cuti tersebut serta dukungan dari timnya. Perempuan 30 tahun itu merupakan menteri termuda dalam sejarah Swedia saat menjabat pada 2022. Dia baru kembali dari cuti melahirkan.
Seorang pejabat Dewan Uni Eropa mengonfirmasi apa yang dilakukan Pourmokhtari merupakan yang pertama.
Krzysztof Bolesta, wakil menteri iklim Polandia, mengatakan tidak ada masalah membawa bayi saat pertemuan politik.
“Saya kira ini bagus, bukan hambatan, hanya bagian dari kehidupan," katanya.









