NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan  dalam Waktu 6 Tahun

NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun

Teknologi | sindonews | Kamis, 28 Mei 2026 - 08:10
share

Pada konferensi pers tanggal 26 Mei, Administrator NASA Jared Isaacman mengumumkan bahwa badan tersebut akan meluncurkan tiga misi untuk mendukung rencananya membangun pangkalan di Bulan tahun ini.

Dia menegaskan bahwa AS berharap untuk "kembali, membangun pangkalan, dan tidak pernah meninggalkan Bulan," hampir 54 tahun setelah misi pendaratan terakhir Apollo 17 pada Desember 1972.

Jared Isaacman, Direktur NASA, berbicara pada konferensi pers. (Sumber: Dailymail)Sesuai rencana, pangkalan bulan tersebut akan membentang ratusan mil persegi di lingkungan dengan fluktuasi suhu ekstrem, mulai dari lebih dari 480 derajat Fahrenheit hingga minus 1.200 derajat Fahrenheit.

Menggambarkan proyek pembangunan pemukiman di kondisi yang keras ini, Administrator NASA Jared Isaacman mengatakan bahwa pangkalan bulan itu akan "indah sekaligus sangat keras."

Pangkalan tersebut diperkirakan akan menggunakan kombinasi energi nuklir dan surya untuk pengoperasiannya, dengan perkiraan total biaya lebih dari 20 juta dolar AS.

"Ini akan berfungsi sebagai basis utama bagi awak Artemis, mendukung misi jangka panjang, memperluas kolaborasi manusia-robot, dan mempertahankan kehadiran manusia jangka panjang di permukaan bulan,"kata Dr. Lori Glaze dari NASA.Menurut Glaze, pangkalan ini akan memungkinkan para astronot Artemis untuk tinggal lebih lama, menjelajah lebih jauh, dan melakukan lebih banyak penelitianilmiahuntuk mendukung eksplorasi ruang angkasa.

"Ini juga merupakan langkah persiapan penting untuk memahami bagaimana manusia dapat bertahan hidup di luar Bumi, membangun infrastruktur di luar angkasa, dan bergerak menuju misi ke Mars,"katanya.

NASA mempercepat program eksplorasi bulan, sebagai batu loncatan menuju tujuan utama untuk membangun misi berawak ke Mars.

Rencana terbaru diumumkan sebulan setelah keempat astronot di atas Artemis II mencapai prestasi yang memecahkan rekor selama misi sepuluh hari mereka, terutama melakukan perjalanan lebih jauh ke luar angkasa daripada yang pernah dilakukan manusia sebelumnya.

NASA menyatakan bahwa rencana pembangunan pangkalan di dekat kutub selatan Bulan akan dilaksanakan dalam tiga fase.Fase pertama sedang berlangsung dan akan berakhir pada tahun 2028, dengan fokus pada perluasan misi ke Bulan dan membangun kemampuan untuk akses "cepat, stabil, dan andal" ke permukaannya.

Badan antariksa AS berencana melakukan 21 pendaratan, sekaligus melakukan penelitian ilmiah dan mempersiapkan landasan untuk pangkalan masa depan.

Pada fase kedua, dari tahun 2029 hingga 2032, NASA akan mulai membangun area fondasi untuk pangkalan tersebut dan mengerahkan infrastruktur untuk mendukung masa tinggal astronot jangka panjang.

Fase ketiga, yang dimulai pada tahun 2032, bertujuan untuk meningkatkan frekuensi penerbangan ke Bulan, dengan tujuan mempertahankan kehadiran manusia secara terus-menerus di permukaan benda langit ini.

MenurutCBS News, Administrator NASA Jared Isaacman menekankan bahwa tujuan pangkalan bulan tersebut adalah untuk mendorongekonomibulan, melakukan penelitian ilmiah, dan berupaya menuju eksplorasi Mars.

"Bagi mereka yang sabar menunggu, kembalinya yang dinantikan sudah sangat dekat dan kami tidak akan memperlambat langkah,"kata Isaacman.

Topik Menarik